Berita Lifestyle
Berawal dari Prinsip 'Pria Juga Harus Tampil Rapi', Pemuda Ini Rintis Usaha Barbershop saat Pandemi
ria juga harus tampil rapi, menjadi prinsip yang diyakini oleh Menggala Putra. Tak hanya berpengaruh pada penampilan serta daya tarik, Menggala meyaki
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Pria juga harus tampil rapi, menjadi prinsip yang diyakini oleh Menggala Putra. Tak hanya berpengaruh pada penampilan serta daya tarik, Menggala meyakini tampil rapi bisa dapat membuat citra seorang pria lebih baik dalam karir.
Pandangan itulah yang kemudian membawa Menggala untuk lebih sering memangkas rambut. Tidak hanya pakaian, potongan rambut juga harus diperhatikan.
"Penampilan itu sangat penting dari menjaga penampilan baju, pakaian maupun rambut. Apalagi pekerjaan utama saya yang menuntut rapi," kata Menggala Putra, Owner Luxemen Barbershop Surabaya beberapa waktu lalu.
Hobinya potong rambut dan melihat banyak tren rambut, membuatnya tergerak untuk membuka usaha barbershop. Pria berusia 31 tahun ini memanfaatkan peluang bisnis potong rambut yang telah ramai kembali semenjak melandainya kasus Covid-19.
Peluang bisnis ini dinilai berpotensi menguntungkan. Namun usaha ini juga melatih dirinya untuk terus belajar, sabar dan konsisten serta mencari orang-orang berketerampilan khusus.
Baca juga: Nasib Vokalis Band Dulu Digilai Cewek, Kini Hidup Sederhana, Cat Pagar Rumahnya Usang & Jualan Pizza
"Saya pikir ada kesempatan dan kemudian salah satu rekan memiliki coffee shop jadi sekalian saya membuka bisnis," ujar Menggala.
Berlokasi di area Baccani Cafe Jalan Raya Wiyung No 20 Surabaya, Menggala memanfaatkan lokasi strategis dan dengan aktivitas area kota yang hampir selalu sibuk.
Banyak hal diakui Menggala untuk mempersiapkan bisnis barunya. Selain sibuk dengan pekerjaan utama di dunia perbankan, ia juga harus mencari rekan yang terampil dalam bidang hair and stylish.
"Barberman kami berpengalaman, bukan hanya barbershop tapi juga hairstyle rambut," kata dia.
Baca juga: Korean Hairstyle Diprediksi Masih Jadi Kiblat Tren Rambut Pria 2022, Bikin Tampilan Lebih Stylish
Dia ingin memberikan tempat cukur laki-laki atau barbershop menjadi pilihan utama pria modern dalam mengurus rambutnya.
Menggala mengatakan, meskipun pangkas rambut dan barbershop tampak sama, namun fasilitasnya lebih minim. Di Barbershop pelanggan akan merasakan kenyamanan tempat dan menunjang tatanan rambut dengan model kekinian.
Begitu pun dalam melayani pelanggan, ia menghadirkan barbermen yang sudah tersertifikasi. Menggala mengatakan, jika kebanyakan barberman dari pangkas rambut, tidak demikian dengan Luxemen.
Baca juga: Berhenti Jadi Guru, Pria Ponorogo Raup Omzet Puluhan Juta Berkat Olah Limbah Kayu Jadi Busur Panah
"Kami memberikan potongan rambut yang baik dan hairstyling yang oke kemudian tempatnya juga bisa nyaman. Ada perawatan rambut dan saran-saran yang diberikan jika pelanggan ragu atau belum mengerti jenis haircut yang cocok," kata dia.
"kalau tekniknya kurang benar, misal teknik jepit, potong dan sisir. Itu akan mempengaruhi ke tumbuhnya rambut baru," tambahnya.
Belum lagi protokol kesehatan yang terus ia perhatikan untuk memberikan keyakinan kepada pelanggan dalam meminimalisir penularan Covid-19.
"Setiap customer yang mau hair cutting, treatment kami selalu sterilkan kursi dan peralatannya sehingga pelanggan nyaman," kata dia.
Pengenalan bisnis baru ini, pelanggan Luxemen hanya dipatok Rp 35 ribu untuk potong rambut. Menggala berharap dengan pengenalan ini bisa menjadikan Luxemen jujukan pria dalam penataan rambut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/tren-rambut-pria-2022.jpg)