Cara Mudah

Cara Setting Siaran TV Analog ke Digital Tanpa Ganti Baru, Lengkap Panduan Cari Sinyal Pakai STB

Siaran TV analog akan diganti menjadi siaran TV digital. Lantas, bagaimana cara setting siaran TV analog ke digital?

relevateauto.com
Ilustrasi cara setting siaran TV analog ke digital. 

TRIBUNJATIM.COM - Pemerintah memutuskan menghentikan siaran TV analog.

Adapun siaran TV analog ini akan diganti menjadi siaran TV digital.

Lantas, bagaimana cara setting siaran TV analog ke digital?

Simak tahapannya dilansir dari Kompas.com, Minggu (23/1/2022).

Baca juga: Cara Mudah Mengecek Siaran TV Analog dan Digital, Apakah Ada Perbedaannya? ini Kata Kominfo

Tata cara setting siaran TV analog ke digital

Beriku cara mencari saluran TV digital tanpa ganti televisi baru, simak langkahnya.

Pengguna TV antena rumah biasa atau UHF dengan TV analog perlu memasang set top box (STB) Digital Video Broadcasting–Terrestrial second generation atau DVBT2 (STB), yang menjadi alat bantu penerima siaran digital.

Sementara itu, untuk pengguna TV digital dan yang sudah memiliki penerimaan siaran digital di perangkatnya, dapat langsung menikmati siaran digital tanpa STB.

TV digital maupun STB dapat dibeli di toko elektronik atau marketplace daring.

Adapun STB dan TV digital yang telah tersertifikasi Kementerian Kominfo dapat diakses di https://siarandigital.kominfo.go.id/informasi/perangkat-televisi.

Sementara itu, ketika proses ASO atau digitalisasi penyiaran selesai, tidak akan ada siaran analog yang tersedia.

Sehingga pemiliki TV analog tidak akan bisa menerima siaran digital televisi jika tidak memasang STB.

Untuk saat ini, siaran analog dan siaran digital masih tersedia secara simulcast.

Oleh karena itu, lembaga penyiaran diminta berpartisipasi melakukan simulcast dan terus mensosialisasikan pemirsanya agar beralih ke siaran digital.

Baca juga: Kecewa Berat Anak Kiwil Ibunya Dianalogikan Mobil Bahas Poligami, Tegas Minta Ayah Jaga Hati: Wajib

Tata cara menangkap sinyal menggunakan STB

Kominfo memberikan panduan mengenai cara mencari saluran atau channel TV digital bagi pengguna STB DVB-T2.

Berikut langkah-langkahnya:

- Pastikan TV dan STB terhubung dengan listrik

- Nyalakan TV, kemudian masuk ke mode AV

- Bila terdapat beberapa mode AV, sesuaikan dengan koneksi STB, misalnya AV1, AV2, dan seterusnya

- Setelah mode AV ditentukan, nyalakan STB

- Tekan tombol "Menu" pada remot STB

- Cari menu "Pencarian Saluran" dan pilih "Pencarian Otomatis". Tunggu hingga pencarian selesai

- Jika pencarian sudah selesai pilih "Simpan"

- Selamat sinyal siaran TV digital sudah berhasil ditangkap.

Untuk diketahui, agar dapat menikmati siaran TV digital menggunakan STB, TV harus berada dalam mode AV.

Baca juga: Jadwal Penghentian Siaran TV Analog untuk Kabupaten/Kota di Jawa Timur, Ini Cara Cari Siaran Digital

Tata cara cek TV analog atau digital

Bagi masyarakat yang bingung apakah TV di rumahnya sudah digital atau masih analog, Kominfo menyediakan laman khusus untuk pengecekan melalui https://siarandigital.kominfo.go.id.

Berikut caranya:

- Buka laman https://siarandigital.kominfo.go.id

- Pilih menu "Perangkat TV Digital"

- Pada pilhan "Pilih kategori", pilih "Televisi"

- Isi merek dan model atau type televisi di kolom sampingnya

Bagi televisi yang sudah bisa menerima TV digital, akan muncul keterangan merek dan tipe dalam layar.

Sementara kategori televisi yang tidak terdaftar, muncul keterangan "Mohon maaf, perangkat yang Anda cari tidak terdaftar pada database kami atau belum memiliki sertifikasi perangkat".

Bagi pengguna TV analog atau TV dengan antena rumah biasa/UHF, harus memasang DVBT2 (STB) untuk bisa menikmati siaran digital.

Sementara pengguna TV digital (televisi yang sudah memiliki penerimaan siaran digital di perangkatnya) dapat langsung menikmati siaran digital tanpa STB.

Ilustrasi cara setting siaran TV analog ke digital.
Ilustrasi cara setting siaran TV analog ke digital. (relevateauto.com)

Beda TV digital dan TV analog

Mengutip pemberitaan Kompas.com, Direktur Penyiaran Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Geryantika Kurnia menjelaskan sejumlah perbedaan antara TV analog dan digital yang membuat TV analog lebih unggul.

Di antaranya, jangkauan TV digital lebih luas dibanding TV analog.

Menurutnya, jangkauan TV analog hanya 68 persen wilayah Indonesia dengan 38 persen wilayah yang masih blank spot.

"Nanti dengan beralihnya ke TV digital semua wilayah layanan di Indonesia akan mendapatkan siaran TV digital. Daerah blank spot dan daerah yang tidak diminati swasta akan di-cover oleh TVRI," ujar Gery.

Asal ada sinyal yang diterima, masyarakat akan tetap bisa menerima siaran TV dimanapun mereka berada.

Berbeda dengan TV digital, TV analog memiliki siaran yang semakin jelek ketika jauh dari pemancar.

Lebih lanjut, Gery menegaskan, TV digital bukan TV streaming yang diakses lewat gawai yang membutuhkan koneksi internet.

TV digital juga bukan TV yang berlangganan lewat kabel atau satelit, TV Box atau Smart TV yang terhubung ke internet, maupun TV satelit yang menggunakan parabola.

TV digital adalah televisi free-to-air dengan sistem digital yang tidak berbayar dan disiarkan melalui frekuensi terestria.

Kelebihannya antara lain, tidak perlu berlangganan, kualitas gambar dan suaranya superior, dan tidak berbintik atau kabur pada sinyal yang lemah.

Baca artikel cara mudah lainnya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved