Berita Madur
Soal Pengangkatan Kepala Disdik Sumenep Yang Baru, Aktivis Mahasiswa Kembali Turun Jalan
Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan PMII STKIP PGRI Sumenep kembali turun jalan di depan Kantor Bupati Sumenep Jalan Dr. Cipto pada hari Kamis
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan PMII STKIP PGRI Sumenep kembali turun jalan di depan Kantor Bupati Sumenep Jalan Dr. Cipto pada hari Kamis (3/2/2022).
Massa Mahasiswa ini kembali memprotes alasan kebijakan Bupati Sumenep soal pengangkatan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep yang baru, Agus Dwi Saputra.
Pantauan TribunMadura.com di lokasi, aktivis mahasiswa ini tiba pada pukul 10.50 WIB dengan membawa keranda janazah dengan tulisan "Tulisan Pemkab Sumenep hidup atau mati" tulisnya.
Baca juga: Puluhan Siswa dan Guru Positif Covid-19, MAN Surabaya Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh
Sejumlah poster dengan tulisan "PMII STKIP PGRI Sumenep menyoal pendidikan Sumenep" tulisanya.
Selain itu juga, ditulis bahwa "Bupati harus turun tangan selamatkan marwah pendidikan Sumenep, Bupati Sumenep tidak boleh melindungi Agus Dwi Saputra yang jelas - jelas tidak punya otak," bunyinya.
"Innalillahi wainna ilaihi rojiun, telah pulang ke Rahmatullah ke adilan pendidikan di Kabupaten Sumenep sabahat," teriak salah satu orator massa dengan pengeras suara.
Unras dari mahasiswa di depan kantor Bupati Sumenep ini dijaga ketat dari Personil Polres Sumenep.
Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan dalam pengamanan Unras PMII kali pihaknya menurunkan sejumlah personil.
"Dari Polri 328 orang, TNI 5 orang dan Satpol PP 30 orang," katanya.
Kumpulan berita Madura terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/aktivis-mahasiswa-yang-tergabung-dalam-pmii-stkip-pgri-sumenep-turun-jalan.jpg)