Berita Terkini

Dampak Serangan Rusia Terhadap Ukraina Bagi Indonesia, Kini Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak

Ketahui dampak serangan Rusia terhadap Ukraina bagi Indonesia: kenaikan harga minyak hingga nilai tukar dolar AS.

Tayang:
Editor: Hefty Suud
Bloomberg dan People via Intisari
Kondisi Rusia dan Ukraina yang kini perang. 

TRIBUNJATIM.COM - Serangan militer dilancarkan oleh Rusia ke Ukraina, Kamis (24/2/2022).

Hal ini menjadi perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Pasalnya, serangan Rusia terhadap Ukraina akan berdampak bagi Indonesia, termasuk sektor perdagangan.

Saat ini diketahui harga minyak mentah dunia melonjak.

Melansir dari Tribunnews.com, harga minyak mentah Brent naik 2,24 dolar AS atau 2,3 persen menjadi 99,08 dolar AS per barel setelah menyentuh level tertinggi 105,79 dolar AS.

Hal tersebut, dikhawatirkan juga akan mempengaruhi harga minyak mentah Indonesia.

Baca juga: Serangan Rusia Terhadap Ukraina Berpotensi Perang Dunia III? Indonesia Bisa Ambil Peran Ini

Baca juga: Invasi Rusia Ternyata Berdampak Besar, Efek Dialami Warga Seluruh Dunia, Lihat Kondisi Ukraina Kini

Asap dan api membubung di dekat sebuah gedung militer setelah serangan Rusia di Kiev, Ukraina, Kamis (24/2/2022). Pasukan Rusia telah meluncurkan serangan ke Ukraina sejak Kamis.
Asap dan api membubung di dekat sebuah gedung militer setelah serangan Rusia di Kiev, Ukraina, Kamis (24/2/2022). Pasukan Rusia telah meluncurkan serangan ke Ukraina sejak Kamis. (AP PHOTO/EFREM LUKATSKY via Kompas.com)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengatakan, Indonesia Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah Indonesia terancam melonjak.

Ia mencatat ICP sudah naik empat kali lipat sejak awal pandemi hingga mencapai 85,9 dolar AS per barel per Januari 2022.

Menurutnya, harga tersebut telah melewati asumsi ICP dalam APBN 2022 yang hanya sebesar 63 dolar AS per barel.

Konflik Rusia dengan Ukraina berpotensi membuat ICP akan kembali naik.

"Kondisi ini semakin membuat tren harga minyak yang sudah meningkat akan semakin meningkat," jelas Agung kepada Tribunnews.com, Jumat (25/2/2022).

Ia menjelaskan, kenaikan harga minyak menjadi perhatian pemerintah.

Terlebih, sebagian minyak mentah dan Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia masih dilakukan secara impor.

"Kami terus monitor dan perlu menjadi perhatian semua pihak," jelas Agung.

Baca juga: TERPOPULER BOLA: Arema FC Move On - Doa Yevhen Bokhashvili untuk Serangan Rusia Terhadap Ukraina

Petugas polisi menahan seorang demonstran selama protes terhadap invasi Rusia ke Ukraina di Saint Petersburg tengah pada 24 Februari 2022. Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada hari Kamis, menewaskan puluhan dan memicu peringatan dari para pemimpin Barat tentang sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Petugas polisi menahan seorang demonstran selama protes terhadap invasi Rusia ke Ukraina di Saint Petersburg tengah pada 24 Februari 2022. Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada hari Kamis, menewaskan puluhan dan memicu peringatan dari para pemimpin Barat tentang sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya. (AFP/SERGEI MIKHAILICHENKO via Tribunnews)

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (26/2/2022), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, serangan militer Rusia ke Ukraina dapat mempengaruhi sektor perdagangan dengan kedua negara.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved