Berita Gresik

Kecelakaan Maut di Gresik, Gagal Salip Kiri, Pemotor Tewas Dilindas Truk Trailer

Kecelakaan maut di Gresik, akibat gagal menyalip dari kiri, pemotor asal Mojokerto tewas dilindas truk trailer.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Polisi saat melakukan olah TKP kecelakaan maut di Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Senin (7/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Terjadi kecelakaan maut di Gresik, tepatnya di Jalan Raya Mayjen Sungkono, Gending, Kecamatan Kebomas, Senin (7/3/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban tewas adalah pemotor bernama Nurul Huda (35) warga Dusun Tambakrejo, Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol L 6514 YM membonceng temannya yang bernama Moch Aditya Purnawan (21) warga Pakis, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Suharto menuturkan, kecelakaan maut di Gresik tersebut bermula saat Honda Beat yang dikendarai Nurul Huda dan Moch Aditya Purnawan berjalan dari arah timur ke barat.

Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara motor Nurul Huda berusaha mendahului truk trailer L 8297 UW yang dikemudikan Husni, dari kiri, yang berjalan searah.

Saat mendahului, pengendara motor Honda Beat Nurul Huda tidak memperhatikan arah depan dengan jelas dan tidak menjaga jarak aman, sehingga membentur bodi samping kiri truk trailer, dan terjatuh.

Korban Nurul Huda mengalami luka di kepala setelah dilindas truk.

Akibat kecelakaan, Nurul Huda meninggal dunia di lokasi kejadian dan dievakuasi ke Rumah Sakit Ibnu Sina Kabupaten Gresik.

"Nurul Huda meninggal dunia dengan luka di kepala," kata Ipda Suharto.

Sementara Moch Aditya Purnawan mengalami luka ringan dan dibawa ke RS Semen Gresik. Polisi melakukan olah TKP dan memeriksa saksi.

"Faktor yang mempengaruhi laka lantas adalah pengendara Honda Beat Nurul Huda saat mendahului dari sisi kiri kurang memperhatikan arah depan dengan jelas dan tidak menjaga jarak aman," tutup Ipda Suharto.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved