Berita Malang

Tukang Parkir di Kota Malang Nyambi Jadi Pengedar, Sempat Janjian Ambil Ganja 11,2 Kg di Ladang Tebu

Gara-gara simpan ganja seberat 11,2 kilogram di dalam rumah, seorang tukang parkir di Kota Malang ditangkap Satresnarkoba Polresta Malang Kota.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Wakasatresnarkoba Polresta Malang Kota AKP Anton Widodo didampingi Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Eko Novianto saat bertanya kepada tersangka RK dalam kegiatan press rilis yang digelar di halaman depan Mapolresta Malang Kota, Rabu (9/3/2022). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Gara-gara simpan ganja seberat 11,2 kilogram di dalam rumah, seorang tukang parkir di Kota Malang ditangkap Satresnarkoba Polresta Malang Kota.

Wakapolresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto mengatakan, tersangka narkoba itu berinisial RK (27), warga Jalan Tlogo Indah Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

"Jadi, pada Rabu (2/3/2022) sekitar pukul 00.30 WIB, tersangka ditangkap di rumahnya oleh anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota. Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, ditemukan satu buah kardus berisi 13 bungkus plastik berisi ganja, satu timbangan digital, dan satu buah handphone," ujarnya dalam kegiatan press rilis yang digelar di halaman depan Mapolresta Malang Kota, Rabu (9/3/2022).

Setelah itu, tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polresta Malang Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Total berat ganja yang diamankan dari tersangka RK, yaitu seberat 11,2 kilogram," tambahnya.

Baca juga: Jalan Berlubang di Bunderan Tugu Kota Malang Ancam Pengendara, Tak Diperbaiki, Warga Pasang Tanda

Dari pengakuan tersangka, ganja itu didapatkan dari seseorang berinisial BN. Dan saat ini, BN telah ditetapkan menjadi DPO dan dilakukan pengejaran oleh Satresnarkoba Polresta Malang Kota.

"Seseorang yang berinisial BN ini, memerintahkan tersangka RK untuk menjual dan mengedarkan ganja tersebut. Jadi, BN ini akan menghubungi RK ketika ada yang membeli narkoba, dan RK disuruh meranjau narkoba sesuai perintah BN,"

"Lalu untuk barang bukti ganja 11,2 kilogram itu, didapat RK pada Jumat (21/1/2022). Jadi, BN menghubungi RK untuk mengambil ganja tersebut di ladang tebu di daerah Singosari. Namun belum sempat diedarkan, RK telah kami tangkap," bebernya.

Atas perbuatannya tersebut, RK terancam mendekam di dalam penjara dalam waktu yang lama.

"Tersangka RK kami kenakan Pasal 111 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 8 miliar," tandasnya.

Baca juga: Ditanya Cita-cita, Siswa SD Ini Sebut Ingin Jadi Anggota Pemuda Pancasila, Kini Dapat Beasiswa

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved