Berita Madura

Pamekasan Diguyur Hujan Deras, Dua Kelurahan Banjir dan Satu Desa Longsor

Hujan deras mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Pamekasan, Madura pada Kamis (10/3/2022). Dampaknya, di Kelurahan Gladak Anyar dan Kelurahan Parte

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO
Susana banjir di dua kelurahan di Kabupaten Pamekasan, Madura. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Hujan deras mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Pamekasan, Madura pada Kamis (10/3/2022). Dampaknya, di Kelurahan Gladak Anyar dan Kelurahan Parteker kembali terjadi banjir.

Namun banjir kali ini tidak terlalu parah seperti banjir sebelumnya. Sedangkan di Kecamatan Kadur juga terjadi longsor.

Manager Pusdal Ops BPBD Pamekasan, Budi Cahyono menjelaskan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat ini mulai mengguyur sebagian wilayah Pamekasan sedari pukul 13.00 WIB.

Dampaknya, menyebabkan debit air Sungai Klowang tinggi hingga meluap ke pemukiman warga kelurahan Gladak Anyar dan Kelurahan Parteker. Sementara di Kecamatan Kadur terjadi longsor ringan.

Baca juga: Ribuan Rumah Terendam Banjir di Driyorejo, Petugas di Gresik Gerak Cepat Salurkan Bantuan Makanan

Berdasarkan data BPBD Pamekasan, di Kelurahan Gladak Anyar yang terdampak banjir meliputi RT 03/RW 06.

Di RT tersebut, luapan air sungai masuk ke halaman rumah warga.

Sisi lain, di RT 02/RW 07 terdapat 13 KK yang terdampak banjir.

Di RT 03/RW 07, sekitar 20 KK Terdampak banjir dan di RT 02/RW 06 sekitar 6 KK terdampak banjir.

Baca juga: Mobil Terjebak Derasnya Arus Banjir di Kerek Tuban, Petugas Berjibaku Lakukan Evakuasi

"Pasar di Kelurahan Parteker juga ikut terdampak banjir," kata Budi Cahyono kepada TribunMadura.com, Jumat (11/3/2022).

Pria yang akrab disapa Budi ini juga mengungkapkan, longsor tersebut terjadi di Desa Kertagena Daya, Kecamatan Kadur.

Saat terjadi longsor, jalan poros desa terhambat.

Ia mengaku telah melakukan asessment ke lokasi luapan air sungai dan longsor.

Baca juga: Banjir Menerjang Kerek Tuban, Dua Rumah Warga Roboh, Diperkirakan Permukiman 100 KK Terendam

Kini personel BPBD Pamekasan terus memantau ketinggian debit air.

Budi memastikan, kondisi terkini ketinggian air akan terus disampaikan terhadap masyarakat.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved