Berita Gresik
Tak Kunjung Diresmikan, Underpass Wahidin Sudirohusodo Gresik Jadi Ajang Balap Liar
Suara knalpot brong meraung-meraung di jalan Underpass di Kawasan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Proyek yang dimulai sejak tahun 2020
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Suara knalpot brong meraung-meraung di jalan Underpass di Kawasan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Proyek yang dimulai sejak tahun 2020 lalu itu mangkrak tak kunjung diresmikan.
Underpass yang menelan anggaran miliaran rupiah dana APBD itu sebenarnya masih ditutup. Aspal underpass yang mulus membuat para remaja tanggung tergiur, menggeber sepeda motor yang dimodifikasi tidak standard.
Setiap sore, para remaja itu duduk-duduk di trotoar lalu melakukan adu balap motor. Tanpa menggunakan helm.
"Bising di telinga, suara knalpot," kata Alamsah pengendara yang melintas.
Baca juga: Kajati Jawa Timur Berkunjung ke Gedung DPRD Jatim, Gelar Silaturahmi Bersama Pimpinan Dewan
Warga setempat risih dengan kegiatan balap liar di underpass tersebut. Pasalnya jarak underpass yang menjadi lokasi balap liar lokasinya dekat dengan pemukiman.
Suara knalpot yang menggelegar tiap sore ini, jika tidak kunjung ditertibkan menjadi lokasi balap liar.
"Mudah-mudahan segera ditindak biar tidak membahayakan pengendara lainnya," kata pria berusia 34 tahun itu.
Pembangunan underpass di Jalan Wahidin itu menelan biaya total Rp 10 miliar. (wil)
Kumpulan berita Gresik terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/geber-motor-di-underpass-jalan-wahidin-sh-kecamatan-kebomas-kabupaten-gresik.jpg)