Arti Kata

Arti Kata 'Hilal' yang Sering Muncul Jelang Ramadan, Syawal hingga Dzulhijjah, Ketahui Penampakannya

Hilal umumnya ditetapkan untuk mengetahui awal bulan dalam penanggalan Hijriyah. Lantas, apa arti kata hilal itu?

darkroom.baltimoresun.com
Ilustrasi rukyatul hilal. 

TRIBUNJATIM.COM - Ketika pelaksanaan sidang isbat penentuan awal Ramadan, Idul Fitri hingga Idul Adha kerap terlontar pantauan hilal.

Adapun hilal umumnya ditetapkan untuk mengetahui awal bulan dalam penanggalan Hijriyah.

Lantas, apa arti kata hilal itu?

Simak penjelasannya dilansir dari Banjarmasin Post, Selasa (29/3/2022).

Baca juga: Arti Kata Sidang Isbat, Biasa Digunakan untuk Penentuan Awal Ramadan & Syawal, Seperti ini Alurnya

Setiap menjelang awal Ramadan, Syawal dan Dzulhijjah, umat Islam selalu melontarkan pertanyaan mendasar berkaitan dengan penentuan awal bulan, yakni tentang hilal.

Pertanyaan tersebut biasanya seperti, apakah hilal sudah tampak, apakah hilal sudah bisa dilihat, dan lain sebagainya.

Adapun untuk Ramadan 1443 H ini, Kementerian Agama (Kemenag) akan menurunkan sejumlah pemantau hilal di 78 lokasi dari 34 provinsi di Indonesia.

Dikutip dari jurnal Memahami Makna Hilal Menurut Tasir Al-Qur'an dan Sains oleh Qomarus Zaman, hilal muncul sebagai penentu perbedaan waktu dan ketetapan alat waktu guna menentukan kapan terjadinya waktu beribadah kepada Allah.

Sedangkan hilal itu sendiri menurut Imam Syaukani memiliki makna yaitu sebuah nama bulan yang muncul di setiap awal bulan dan akhir bulan.

Menurut Imam Ashmu’i, hilal merupakan bulan sabit yang berbentuk mulai tipis sampai menjadi bulan yang sempurna alias purnama.

Selain itu, hilal juga disebut mulai dari bulan sabit sampai bulan tersebut bisa menerangi alam langit dengan cahayanya sendiri secara total.

Dalam sebuah periwayatan diceritakan, bahwasannya Mu’adz bin Jabal dan Tsa’labah bin Ghanimah kedua-duanya berkata kepada Rasulullah:

“Ya Rasulullah, kami mengiyakan bahwasannya hilal itu sesungguhnya dimulai dari bulan yang sangat tipis sekali seperti benang dan muncul hanya beberapa menit saja."

"Kemudian dia akan sedikit demi sedikit membesar memenuhi sampai menjadi sama besarnya dengan bagian yang lainnya dan menjadi bulat keseluruhannya (Bulan purnama), kemudian akan kembali lagi seperti sediakala mengecil dan tipis seperti benang. Pergerakan pergantian bulan tidak akan terjadi hanya dengan satu kali keadaan.”

Baca juga: Arti Kata Membagongkan Sering Muncul di Media Sosial, Dilengkapi dengan Contoh Penggunaan Katanya

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved