Ramadan 2022

Manfaat Konsumsi Kurma Saat Berbuka Puasa, Bisa Cepat Gantikan Energi yang Hilang, Dianjurkan

Manfaat mengonsumsi kurma saat berbuka puasa, sumber karbohidrat sederhana yang bisa cepat gantikan energi yang hilang.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
SHUTTERSTOCK/MAMA_MIA
Mengandung kalori, karbohidrat hingga antioksidan, kurma disebut mampu menggantikan energi tubuh yang hilang selama berpuasa.  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Ramadan selalu identik dengan kurma. Buah kurma kerap dihidangkan saat berbuka puasa, juga sering dikonsumsi sebagai makanan ringan. 

Buah kecil asal Timur Tengah yang kerap jadi anjuran pertama saat berbuka puasa ini ternyata punya manfaat baik bagi kesehatan. 

Mengandung kalori, karbohidrat hingga antioksidan, kurma disebut mampu menggantikan energi tubuh yang hilang selama berpuasa. 

"Kurma adalah sumber karbohidrat sederhana yang sangat baik dikonsumsi saat awal berbuka. Karbohidrat sederhana biasanya akan cepat mengganti energi yang hilang. Untuk itu, konsumsi kurma sangat dianjurkan," ungkap Ahli Gizi dari Akademi Gizi Karya Husada Kediri, Mirthasari Palupi SST, M. Kes, Minggu (3/4/2022).

Ahli Gizi dari Akademi Gizi Karya Husada Kediri, Mirthasari Palupi menjelaskan tentang manfaat kurma untuk berbuka puasa, Minggu (3/4/2022).
Ahli Gizi dari Akademi Gizi Karya Husada Kediri, Mirthasari Palupi menjelaskan tentang manfaat kurma untuk berbuka puasa, Minggu (3/4/2022). (TribunJatim.com/Melia Luthfi Husnika)

Menurut Mirthasari Palupi, saat berbuka puasa hendaknya mengonsumsi makanan secara bertahap dan pelan-pelan. Yang pertama harus dikonsumsi adalah air putih. 

Sebab, air putih disebut dapat menetralkan tubuh dan memberi hidrasi setelah puasa seharian. Setelah minum air putih, kurma bisa dikonsumsi segera. 

Saat berpuasa, sisa-sisa karbo yang tersimpan dalam hati dan otot dalam bentuk glikogen akan dipecah. Kemudian, glikogen yang sudah dipecah akan bekerja memenuhi kebutuhan energi harian. 

"Saat berbuka dan sahur nanti kita makan kemudian makanan diolah tubuh, cadangan glikogen yang dipecah tadi kembali terisi. Digunakan untuk cadangan makanan dalam tubuh. Maka dari itu penting mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti kurma. Sebab, proses penyerapannya cepat," tambahnya. 

Perempuan yang akrab disapa Upi tersebut menambahkan, kendati kurma baik dikonsumsi sebagai makanan pembuka, ia mengimbau supaya tak berlebihan. 

"Konsumsinya wajar saja, misal seperti yang dianjurkan dalam jumlah ganjil. Bisa 3, 5 atau 7 (buah). Jangan karena kurma ini baik, lalu satu kotak isi 500gram dihabiskan semua. Itu namanya balas dendam. Apapun yang berlebihan tidak baik," jelasnya. 

Setelah konsumsi kurma dan memberi jeda tubuh untuk mengenali makanan setelah puasa seharian, Upi menyarankan untuk menyegerakan makan. Makanan dengan gizi seimbang sangat disarankan. 

"Karena saat puasa, tubuh kehilangan banyak energi. Makan makanan dengan gizi seimbang dan minum air yang cukup. Supaya tubuh tetap bugar," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved