Berita Kabupaten Malang

Awal Ramadan 2022, Kunjungan Wisatawan ke Malang Turun, Begini Tanggapan Kepala Dinas Pariwisata

Awal bulan Ramadan 2022, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang menurun, begini tanggapan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DWI PRASTIKA
Pantai Clungup Malang - Awal bulan Ramadan 2022, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang menurun. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Awal bulan Ramadan 2022, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang menurun.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara mengatakan, kunjungan wisatawan pada awal April 2022 ini tidak lebih dari 50 ribu kunjungan wisatawan.

Hal tersebut berbeda jika dibandingkan dengan kunjungan wisatawan pada bulan Januari 2022 lalu yang mencapai 273.725 wisatawan. Atau bulan Februari yang masih bisa menembus 190 ribu kunjungan.

Hal tersebut disikapi Made Arya Wedhantara dengan santai. Menurutnya, penurunan kunjungan wisatawan dipengaruhi faktor penyesuaian masyarakat terhadap bulan Ramadan. Sehingga mempengaruhi niat mengunjungi tempat wisata alam.

"Saat ini penurunan kunjungan wisata karena masih awal Ramadan. Sehingga secara umum kami belum bisa menilai. Mungkin nanti pertengahan, atau sekitar minggu kedua bulan puasa, pasti kita akan mulai bergerak untuk memantau terkait lonjakan kunjungan wisata," terang Made Arya Wedhantara ketika dikonfirmasi, Selasa (5/4/2022).

Made Arya Wedhantara mengatakan, wisata religi di Kabupaten Malang juga memiliki potensi untuk menggaet wisatawan.

Di sisi lain, Made memprediksi jika peningkatan kunjungan wisata alam di Kabupaten Malang akan terjadi pada pertengahan atau saat libur bulan Ramadan alias akhir April 2022.

Pria asal Bali ini mengaku telah menginstruksikan seluruh pengelola wisata bersiap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan. Made berujar jika penurunan kasus Covid-19 juga akan mempengaruhi minat masyarakat dalam mengunjungi tempat wisata.

"Tetap seperti biasa penegakan protokol kesehatan di tempat wisata harus selalu diterapkan," sebutnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved