Berita Lumajang

Nekat Balap Liar saat Ramadan di Lumajang, Motor Pelanggar Bisa Disita hingga Selesai Lebaran

Ramainya aktivitas balap liar ketika bulan Ramadhan membuat polisi harus menerapkan sanksi jera. Salah satunya polisi akan menyita kendaraan-kendaraan

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/TONY Hermawan
Polisi ketika menyita kendaraan yang digunakan balap liar 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Ramainya aktivitas balap liar saat bulan Ramadan membuat polisi harus menerapkan sanksi jera.

Salah satunya polisi akan menyita kendaraan-kendaraan yang digunakan para pemuda untuk balap liar. Kendaraan tersebut akan dikandang hingga lebaran selesai.

Pantauan di Polres Lumajang, sekarang ada 16 motor yang sudah disita polisi. Rata-rata belasan motor tersebut diamankan ketika petugas menggelar razia di Jalan Lintas Timur (JLT) pada Selasa (5/4).

Memang belakangan kawasan itu kerap digunakan anak-anak remaja melakukan aksi balap liar.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho mengatakan, memang akhir-akhir ini pihaknya kerap menerima aduan maraknya aksi balap liar.

Baca juga: Tiga Bulan Terbaring Lemah, Ternyata Ada Gelas di Dalam Perut Warga Jember, Hasil Rontgen Jadi Bukti

Banyak masyarakat mengaku resah karena aktivitas ini sangat rawan berujung tindakan kekerasan. Biasanya para remaja rawan tawuran jika ada kelompok yang kalah taruhan.

Oleh karena itu, sekarang polisi menerapkan hukuman tegas. Para remaja yang kendaraannya terjaring operasi ini tidak hanya disanksi tilang. Tetapi motor juga akan disita hingga lebaran Idul Fitri usai. 

"Nah itu bisa diurus kalau selesai lebaran," ujar AKP Bayu.

Selain itu, para pemilik kendaraan ketika mengurus motor disita juga harus melewati beberapa catatan.

Baca juga: Ada Gelas di Dalam Perut Warga Jember, Pihak RS Ungkap Hasil Analisa, Sebut Bisa Masuk Lewat Sini

Untuk mengambilnya para pemilik kendaraan harus memenuhi persyaratan khusus.

Pihaknya mewajibkan setiap pemilik kendaraan harus memastikan motornya sudah sesuai standart pabrikan.

"Misal kayak motor berknalpot brong. Motor boleh diambil, tapi knalpot harus diganti dengan yang standard. Diganti di Polres Lumajang,” ujarnya.

Perlu diketahui, razia balap liar semacam ini akan dilakukan Satlantas Polres Lumajang hingga bulan Ramadan dan Idul Fitri berakhir.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan umat muslim saat menjalankan ibadah puasa dan salat tarawih pada malam hari.

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Lumajang Meroket pada Awal Ramadhan, Tembus Rp 80 Ribu per Kilonya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved