Berita Kabupaten Pasuruan

Antisipasi Kemacetan Pembangunan Jembatan Okabawes Pasuruan, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Antisipasi kemacetan pembangunan Jembatan Okabawes Pasuruan, polisi lakukan rekayasa lalu lintas, kendaraan roda enam lebih diwajibkan masuk Tol Pier.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Galih Lintartika
Pembangunan Jembatan Okabawes di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (7/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sudah sepekan ini, pembangunan Jembatan Okabawes di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, berjalan.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polres Pasuruan melalukan rekayasa lalu lintas.

Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, dalam rangka perbaikan Jembatan Okabawes, pihaknya mengurai arus lalu lintas dengan rekayasa lalu lintas.

"Perbaikan Jembatan Okabawes Bangil dimulai dari tanggal 4 April 2022-18 April 2022, dan untuk itu, kami melakukan pengalihan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan pembangunannya maksimal," kata AKP Yudhi Anugrah Putra, Kamis (7/4/2022).

Dia menjelaskan, bagi kendaraan roda enam ke atas dari arah Banyuwangi-Surabaya diwajibkan masuk Tol Pier, sedangkan dari arah Surabaya-Banyuwangi diimbau untuk masuk Tol Circle Gempol.

"Kami sarankan untuk masuk tol. Kami juga sudah pasang imbauan berupa banner dan backdrop di beberapa titik. Mudah-mudahan ini membantu para pengguna jalan," lanjut dia.

Titik yang dipasang imbauan ini di antaranya di depan pom bensin Pandelegan, di depan Pos Pier , simpang 3 Meiji, simpang 4 Gudang Garam Bangil, simpang 4 Pegadaian Bangil, dan simpang Circle Gempol.

Sebelumnya, Satlantas Polres Pasuruan bersama Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Pasuruan-Probolinggo dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan sudah mengecek kondisi Jembatan Okabawes di Kecamatan Bangil, beberapa waktu lalu.

Jembatan ini kondisinya memprihatinkan. Lapisan penahan yang digunakan untuk melapisi jembatan sudah mengelupas. Bahkan, ada beberapa sisi lapisan plat besi ini yang sangat membahayakan pengguna jalan karena sudah keluar dari jembatan.

Di sisi lainnya, lapisan plat besi ini sudah ambles. Dikhawatirkan, jika tidak segera ada perawatan, jembatan ini bisa ambles seperti Jembatan Balun di Lamongan beberapa waktu lalu. Ini adalah cara Satlantas Polres Pasuruan mencari solusi.

Selain kondisinya yang membahayakan, jembatan ini juga menjadi simpul penopang Jalan Raya Pantura Surabaya-Banyuwangi atau sebaliknya. Jembatan ini posisinya strategis dan cukup signifikan. Jika rusak, maka akan memutus jalan menuju Surabaya-Banyuwangi.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved