Breaking News:

Berita Surabaya

CFD di Surabaya Digelar Sore Hari Selama Ramadan, Boleh Jualan dan Tanpa Batasan Jumlah Pengunjung

Acara Car Free Day (CFD) di Surabaya mulai digelar Minggu (10/4/2022) di dua lokasi, Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo. Berlangganan sore hari jelang

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Bobby Constantine Koloway
Suasana penjualan UMKM di Jalan Tunjungan Surabaya. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Acara Car Free Day (CFD) di Surabaya mulai digelar Minggu (10/4/2022) di dua lokasi, Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo. Berlangganan sore hari jelang berbuka puasa, acara ini akan digelar dengan menjajakan berbagai produk UMKM.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menegaskan gelaran CFD pada prinsipnya untuk mengurangi emisi gas di Kota Pahlawan. "Untuk CFD selama Ramadhan digelar untuk menjaga kebersihan udara," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro, Jumat (8/4/2022).

Selain karena menjaga lingkungan, acara CFD di Bulan Ramadhan juga untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. "Ada juga UMKM yang berjualan di sekitar kawasan CFD," lanjut Hebi.

Baca juga: Temui Pimpinan DPRD Jatim, Para Kepala Desa Sampaikan Aspirasi Soal Pembangunan di Jawa Timur

Pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (DKUKMP) untuk menyiapkan UMKM. Nantinya, sejumlah UMKM bisa berjualan di sejumlah kawasan.

Di Jalan Raya Darmo, akan disediakan stan di dekat Kantor Wonokoyo, Jalan Taman Bungkul, Jalan Comal, dan Jalan Bintoro sisi timur. Kemudian di Jalan Tunjungan, stan UMKM akan disediakan di sisi sirip Jalan Tanjung Anom dan Jalan Genteng Besar.

Selama Ramadhan, digelar Minggu sore. Yakni, tanggal 10, 17, dan tanggal 24 April 2022.

Di masing-masing lokasi, CFD digelar pukul 15.00-18.00 WIB. Jumlah pengunjung tak dibatasi namun tetap dengan protokol kesehatan.

"Untuk pembatasan, tetap akan disiapkan Aplikasi PeduliLindungi dan vaksin booster di lokasi. Bagaimana pun, kami tetap lakukan upaya preventif," katanya.

Bagi pelaku UMKM yang akan loading barang diminta datang lebih awal 30 menit sebelum CFD dimulai, setelah itu kendaraan loading dilarang melintas Jalan Tunjungan.

Dalam pelaksanaan CFD, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerjasama dengan Satlantas Polrestabes Surabaya, Koramil Wonokromo dan Koramil Tegalsari kelurahan dan kecamatan.

"Bukan itu saja, pemkot juga mengerahkan Satpol PP Surabaya, BPBD Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya serta DLH Surabaya," katanya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap acara ini bisa menjadi ajang pemulihan ekonomi. Khususnya, untuk kalangan UMKM.

"Ini demi membangkitkan UMKM. Pengunjung bisa masuk tapi tetep Prokes, pakai masker dan tetap jaga jarak. Bulan ramadhan, siapapun yang berjualan, pasti habis dan berkah. UMKM bisa jualan dan income sehingga perputaran ekonomi juga ada," katanya. (bob)

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved