Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran

Terduga Pembunuh Mahasiswa Kedokteran di Malang Sempat Punya Usaha Konter, Dikenal Orang yang Rajin

Terduga pembunuh mahasiswa kedokteran FK UB Malang sempat punya usaha jual beli ponsel di Malang Plaza, dikenal orang yang rajin.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Salah satu sudut di Lantai 3 Malang Plaza yang sempat disewa oleh terduga pembunuh mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang (FK UB) berinisial ZI untuk dijadikan konter handphone, Minggu (17/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebelum menikah dengan ibu TS (pacar korban), terduga pembunuh mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang (FK UB) berinisial ZI, memiliki usaha jual beli ponsel di Malang Plaza.

Dari informasi yang didapat, tempat usaha milik ZI itu berada di Malang Plaza Lantai 3.

Hal tersebut dibenarkan oleh salah seorang pemilik usaha jual beli ponsel di Malang Plaza bernama Maher (33).

"Iya benar, dia (ZI) sudah membuka duluan konter ponsel di sini. Saya baru buka konter di sini tahun 2006," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (17/4/2022).

Dirinya menjelaskan, konter milik ZI itu menjual ponsel baru maupun bekas.

Baca juga: Geledah Rumah Terduga Pembunuh Mahasiswa Kedokteran FK UB Malang, Polisi Bawa Dua Kantong Plastik

"Seingat saya hanya berjualan ponsel, tidak menerima servis. Dan orangnya biasa-biasa saja. Tidak ada hal aneh-aneh atau mencurigakan," ungkapnya.

Dirinya juga menerangkan, ZI dikenal pribadi yang ramah dan rajin beribadah.

"Orangnya rajin salat. Kalau sudah dengar suara azan, langsung salat sambil mengingatkan teman-teman di sini," jelasnya.

Maher menuturkan, ZI sudah tidak berjualan di Malang Plaza sejak tahun 2013. Usai menikah dengan ibu TS.

"Tahun 2013 itu nikah, terus tutup tidak berjualan di sini lagi. Dan saat menikah itu, anak tirinya sudah usia sekolah SMA," jujurnya.

Dirinya mengaku jarang berkontak dengan ZI, setelah ZI tidak berjualan lagi di Malang Plaza.

"Terakhir ketemu, tiga bulan yang lalu. Saat itu ZI datang untuk jual ponsel. Dan selama ketemu itu, tidak membahas yang aneh-aneh atau ada gelagat yang aneh. Hanya ngobrol seputar ponsel dan jual beli ponsel," bebernya.

Di sisi lain, Maher mengaku terkejut mendengar pemberitaan berbagai media. Bahwa ZI ditangkap polisi karena diduga menjadi terduga pembunuh mahasiswa kedokteran yang bernama Bagus Prasetya Lazuardi (BPL).

"Ya pasti kaget dan enggak menyangka saja. Padahal, tidak ada problem apa-apa dan enggak pernah curhat ada masalah," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, jasad mahasiswa kedokteran berinisial BPL ditemukan di semak-semak lahan kosong di Purwodadi, Pasuruan, Rabu (13/4/2022).

BPL merupakan seorang mahasiswa jurusan kedokteran di sebuah kampus di Malang.

Saat ditemukan, BPL masih menggunakan pakaian lengkap. Dia memakai jaket hitam, dan celana jeans hitam. 

Bahkan, arloji pun juga masih di tangan. Selain itu, sabuk juga masih ada. Sedangkan barang berharga lainnya, tidak ditemukan di lokasi penemuan.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved