Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran

6 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran, Polisi Ungkap Jumlah Tersangka

Proses penyidikan kasus pembunuhan mahasiswa kedokteran sebuah kampus terkemuka di Malang, Bagus Prasetya Lazuardi (25), terus dikembangkan oleh

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Tersangka kasus pembunuhan mahasiswa kedokteran di Malang, Bagus Prasetya Lazuardi (25), Ziath Ibrahim Bal Biyd (38) dikeler anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim di Gedung Humas Mapolda Jatim, Senin (18/4/2022).  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Proses penyidikan kasus pembunuhan mahasiswa kedokteran sebuah kampus terkemuka di Malang, Bagus Prasetya Lazuardi (25), terus dikembangkan oleh penyidik.

Hingga Rabu (20/4/2022), sedikitnya sudah ada enam orang saksi yang diperiksa dalam pemenuhan berkas perkara yang menjerat tersangka, Ziath Ibrahim Bal Biyd (38).

Pria berkepala nyaris plontos yang menjadi tersangka pembunuh mahasiswa itu, merupakan ayah tiri dari kekasih korban, berinisial TS.

TS dan ibundanya, atau istri dari tersangka, berinisial SL, juga telah menjadi bagian dari keenam saksi yang diperiksa penyidik Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Baca juga: Soal Kasus Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran Malang, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

"Sampai sekarang terakhir kemarin sore, saya dapat informasi dari reskrim sudah 6 orang saksi yang diperiksa," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Rabu (20/4/2022).

Dari keterangan para saksi itu, Dirmanto mengaku, penyidik belum memperoleh temuan baru yang bakal mengembangkan kasus yang mengarah pada adanya tersangka baru.

"Dari 6 itu belum ada yang mengarah sebagai tersangka (baru), semua masih saksi. Termasuk istri dan anak tirinya," jelasnya.

Artinya, lanjut Dirmanto, kasus pembunuhan tersebut, masih sesuai dengan temuan awal penyidik yakni dilakukan oleh pelaku tunggal yakni tersangka, Ziath Ibrahim Bal Biyd (38).

"Semua ini kalau kita simpulkan, berstatus kasus pembunuhan berencana dengan tersangka tunggal," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Bagus Prasetya Lazuardi merupakan seorang mahasiswa aktif yang berkuliah di jurusan kedokteran sebuah kampus terkemuka di Malang.

Saat ditemukan pertama kali oleh para saksi dan penyidik kepolisian, di lahan kosong, Dusun Krajan, Purwodadi, Pasuruan, pada Selasa (12/4/2022).

Mayat dokter muda ini, ditemukan dalam keadaan kondisi kulit tubuh berubah warna menjadi menghitam.

Kemudian, terdapat beberapa bercak darah yang telah kering membekas di tangan kirinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved