Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Entertainment

King Faaz Diminta Nasihati Rafathar yang Suka Marah-marah, Nagita Slavina: Dengerin Abangnya

King Faaz diminta nasihati Rafathar. Putra sulung Raffi Ahmad dan Nagita Slavina disebut suka marah-marah.

Editor: Hefty Suud
Kolase YouTube/Rans Entertainment - Instagram
King Faaz beri nasihat untuk Rafathar, putra sulung Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang disebut suka marah-marah. 

1. Pembelajaran metode spontan

Anak melakukan proses belajar melalui teknik spontanitas. Mereka belajar mengekspresikan perasaan dan emosi yang dirasakan melalui proses spontan.

Pada tahapan ini, anak-anak sering menunjukkannya bentuk emosi yang tidak terduga.

Jangan kaget apabila respon emosi yang ditunjukkan anak seringkali tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh orangtua.

Misalnya, saat pertama kali anak usia bayi diberikan mainan terompet, ada anak akan menunjukkan ekspresi menangis ketimbang tertawa.

2. Pembelajaran melalui imitasi

Lingkungan keluarga sangat mempengaruhi perkembangan emosi anak. Anak-anak akan meniru emosi dari yang dilihatnya di lingkungan paling dekat, seperti keluarga.

Saat orangtua menunjukkan kebahagiannya melalui wajah tersenyum, anak juga akan memantulkan kebahagiaan yang sama.

3. Pembelajaran melalui tokoh idola

Ada masa tertentu anak tertarik dan kagum dengan tokoh tertentu dan cenderung mempersamakan dirinya. Hal ini turut mengembangkan pola emosi pada diri anak. Orangtua dapat mencari tahu sosok atau tokoh yang dikagumi dan melihat reaksi emosi anak.

Banyak tokoh yang muncul dan menjadi idola anak saat ini. Meskipun begitu, orangtua harus membantu memilah tokoh yang memang memiliki norma dan karakter sesuai di lingkungan anak.

Misalnya di Indonesia, orangtua dapat menceritakan tentang tokoh pahlawan yang memiliki semangat besar dalam belajar.

Misalnya Ir. Soekarno yang memiliki kecakapan beragam bahasa atau Mohammad Hatta yang gemar membaca buku.

4. Pembelajaran melalui pengkondisian

Pada metode ini anak belajar dengan cara asosiasi. Anak kecil masih kurang kemampuan dalam menalar dan kurang mampu menilai pengalaman secara kritis.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved