Mengenal Fungsi dari WHO IS Protection pada Nama Domain

informasi merupakan aset penting yang sebaiknya harus dilindungi, sehingga kita harus mengenal fungsi dari WHO IS Protection pada nama domain.

Editor: Taufiqur Rohman
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi - Pentingnya mengenal fungsi dari WHO IS Protection pada nama domain 

3. Mencegah Tindak Penipuan

Ibarat pepatah, “ada banyak jalan menuju Roma”. Konsep inilah yang barangkali digunakan oleh para pelaku tindak kejahatan digital untuk menjebak korbannya. Informasi pribadi yang terekspos dari nama domain, bisa menjadi salah satu senjata untuk mengelabui orang terdekatmu. Sehingga mereka rela mentransfer sejumlah uang, atau memberikan aset berharga lainnya yang mereka minta. Padahal, jelas-jelas itu bukanlah kamu.

4. Meminimalisir Pencurian Identitas

Tanpa bermaksud menganggap remeh sistem keamanan berbasis teknologi yang ada saat ini. Namun, pada faktanya informasi-informasi dasar seperti nama lengkap, nomor telepon, dan alamat rumah sampai sekarang masih bisa dimanfaatkan untuk melancarkan aksi kriminal.

Salah satunya yakni sebagai modal melakukan pembobolan ATM, kartu kredit, akun media sosial, serta informasi login di layanan keuangan lain. Jadi, agar informasi data diri kamu tidak jatuh ke tangan orang-orang tidak bertanggung jawab, sebaiknya melakukan pencegahan dengan cara memasang WHOIS Protection pada nama domain.

Kamu tidak perlu pusing, karena biaya tambahan yang dikeluarkan untuk mengaktifkan fitur WHOIS Protection sendiri sangat terjangkau. Hanya beberapa puluh ribu rupiah saja setiap tahunnya.

5. Menyamarkan Bisnis dari Kompetitor

Dalam dunia bisnis apapun bisa terjadi, termasuk adanya kompetitor yang ingin mendominasi pasar melalui cara-cara murahan yang kita anggap tidak sehat. Dengan menggunakan fasilitas WHOIS Protection, setidaknya kamu telah menyamarkan identitas bisnis dari nama domain yang digunakan.

Terlepas dari itu, fitur WHOIS Protection juga sangat bermanfaat untuk membuat website satelit sebagai pendukung website utama. Tipe website jenis ini biasanya dibuat dengan sistem white label atau unbranded agar terlihat lebih natural di mata calon pelanggan. Dengan tidak tersedianya informasi pemilik domain, maka hal ini semakin membuat kinerja website pendukung menjadi lebih optimal karena tidak terlacak oleh kompetitor.

Pada dasarnya, WHOIS Protection memiliki fungsi utama untuk melindungi informasi pribadi yang disertakan sebagai identitas ketika melakukan pembelian nama domain. Tidak semua orang memang memerlukan fitur ini, tapi di era perkembangan teknologi dan kebebasan berekspresi seperti sekarang ini rasanya fasilitas WHOIS Protection lebih banyak memberikan manfaat dibandingkan kekurangan.

Semoga informasi di atas bermanfaat. (*)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved