Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Kabupaten Kediri

Khawatir Bahaya Demoralisasi, Bupati Mas Dhito Imbau Guru di Kediri Awasi Penggunaan Gadget Siswa

Khawatir akan bahaya demoralisasi atau kemerosotan akhlak, Bupati Mas Dhito imbau para guru di Kediri mengawasi penggunaan gadget siswa.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Khawatir akan bahaya demoralisasi atau kemerosotan akhlak, Bupati Mas Dhito imbau para guru di Kediri mengawasi penggunaan gadget siswa. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pandemi Covid-19 (virus Corona) menuntut setiap lini dan bidang kerja melakukan penyesuaian, termasuk pendidikan. Selama pandemi Covid-19, banyak terobosan yang harus dilakukan dalam proses belajar mengajar. 

Mulai dari pegurangan kuota siswa dalam proses pembelajaran, hingga penggunaan pembelajaran daring

Dengan intensitas tinggi siswa dalam menggunaan gadget, jika kurang adanya pembatasan maupun pengawasan dari guru dan orang tua, dapat menimbulkan bahaya demoralisasi ataupun penurunan moralitas pada siswa.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Jumat (13/5/2022) kemarin.

“Banyak sekali pesan yang masuk melalui media sosial ataupun dari WhatsApp. Menyampaikan bahwa kalau siswa ini dibiarkan terus dengan pembelajaran daring, maka risikonya akan terjadi demoralisasi,” katanya saat memberikan amanat pada upacara tersebut.

Seiring perkembangan zaman, gadget dapat membantu, lanjutnya, namun di sisi lain juga menyulitkan.

Menurutnya, untuk mencegah bahaya demoralisasi, pembelajaran tatap muka (PTM) sangat diperlukan. Dengan PTM, guru dapat langsung memberikan pengembangan karakter serta pendidikan moralitas kepada siswanya. 

“Saya rasa dengan sekarang ini pembelajaran sudah kembali normal sudah kembali 100 persen, saya harapkan bisa terjadi pembelajaran yang berkualitas. Dan menumbuhkan generasi bangsa yang memiliki moralitas,” tegasnya. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini mengajak seluruh insan pendidikan yang ada di wilayahnya untuk memaknai tema Peringatan Hardiknas pimpin pemulihan, bergerak untuk merdeka belajar dengan benar-benar hadirnya sosok guru dalam memberikan pendidikan terhadap siswanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Sujud Winarko menjelaskan, Peringatan Hardiknas ini diisi dengan pemberian bantuan pendidikan kepada dua siswa dari Desa Karangrejo dan Desa Manyaran, serta satu kursi roda untuk siswa disabilitas dari SDN Brenggolo 1. 

Sujud Winarko berharap, bantuan dari Mas Dhito, sapaan Hanindhito Himawan Pramana, dapat memberikan manfaat bagi penerimanya. 

“Upacara Peringatan Hardiknas ini sedianya dilaksanakan pada 2 Mei, namun karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, maka dari Kementerian menginstruksikan untuk tidak dilaksanakan langsung,” pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Kabupaten Kediri

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved