Berita Nganjuk

Berikan Jaminan Makanan Aman Dikonsumsi, Disperindag Nganjuk Ajak IKM Waspada Bahan Pangan Berbahaya

Ketelitian terhadap produk mengandung bahan berbahaya beredar di pasar terus ditingkatkan Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Kabupaten Ng

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
ISTIMEWA/ TribunJatim.com
Kegiatan Sosialisasi bahan pangan berbahaya dilakukan Disperindag Kabupaten Nganjuk kepada para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Ketelitian terhadap produk mengandung bahan berbahaya beredar di pasar terus ditingkatkan Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk.

Hal dilakukan dengan menggelar sosialisasi pengawasan distribusi, pengemasan dan pelabelan terhadap bahan berbahaya terhadap pengguna akhir bahan berbahaya (PA-B2) untuk pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).

Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk, Haris Jatmiko mengatakan, sosialisasi bahaya pangan tersebut sangat penting.

Dengan demikian UMKM di Kabupaten Nganjuk dalam memproduksi makanan tidak membahayakan kesehatan konsumen. Dan UMKM harus memperhatikan efek dan dampak terhadap pengguna produknya, sehingga produknya menjadi produk sehat.

"Kabupaten Nganjuk pernah meraih juara nasional terkait kesehatan pangan. Untuk itu perlunya upaya untuk mempertahankan prestasi yang pernah diraih, dengan cara memberikan sosialisasi kepada pelaku IKM secara periodik dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten, seperti halnya BPOM," kata Haris Jatmiko, Senin (23/5/2022)

Dikatakan Hari Jatmiko, hasil UMKM berupa produk makanan sekarang ini sangat banyak. Bahkan, satu UMKM mampu menghasilkan berbagai produk makanan yang dijual kepada masyarakat.

"Untuk itu, menjadikan hasil makanan yang diproduksi UMKM sebagai makanan sehat dan bebas dari bahan berbaya harus terus disosialisasikan, karena juga sebagai upaya menjadikan makanan produk UMKM sebagai makanan pilihan masyarakat," ujar Hari Jatmiko.

Sementara Asisten Ekbang Pemkab Nganjuk, Muslim Harsoyo mengatakan, Pemkab Nganjuk menyambut baik kegiatan sosialisasi pengawasan distribusi, pelabelan dan kemasan produk. Kegiatan tersebut bisa sebagai antisipasi bersama dalam melindungi konsumen terhadap bahan berbahaya dalam pangan yang beredar di Kabupaten Nganjuk.

“Jadi Sosialisasi ini sangat penting, karena bisa juga untuk mengendalikan peredaran makanan berbahaya di pasar," kata Muslim Harsoyo.

Disamping itu, menurut Muslim Harsoyo, sosialisai itu dilakukan juga untuk memberikan pemahaman terhadap para pelaku IKM di Kabupaten Nganjuk tentang betapa besarnya bahaya pangan terhadap kesehatan manusia.

Untuk itu, ungkap Muslim Harsoyo, diharapkan setelah mengikuti kegiatan sosialisasi para pelau IKM di Kabupaten Nganjuk bisa lebih teliti dalam mengantisipasi dan mengidentifikasi adanya bahan bahaya dalam olahan suatu produknya.

"Tentunya kita semua berharap makanan yang dihasilkan IKM Nganjuk dipercaya masyarakat sebagai makanan sehat sehingga aman dikonsumsi, dan itu juga menjadi jaminan pasar sehingga tidak ada kekhawatiran," tutur Muslim Harsoyo mewakili Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved