Berita Surabaya

Viral 135 Kucing Ditemukan Terlantar dalam Ruko di Surabaya, Bahkan Ada Bangkai Anak Kucing

Viral 135 ekor kucing ditemukan terlantar dalam ruko di Surabaya, bahkan ada bangkai anak kucing, penyewa ruko pergi tanpa kabar.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Firman Rachmanudin
Sebuah ruko di kawasan Bukit Golf, Dukuh Pakis Surabaya, yang berisi seratusan kucing tanpa pemilik viral di media sosial, Senin (23/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebuah ruko di kawasan Bukit Golf, Dukuh Pakis Surabaya, yang berisi seratusan kucing terlantar, viral di media sosial.

Kucing-kucing itu ditinggal pemilknya begitu saja, setelah kontrak ruko habis pada 17 Mei 2022 lalu.

Seratus lebih kucing tersebut berada dalam kandang besi kecil yang ditumpuk memenuhi tiga lantai ruko.

Usai viral, salah seorang pecinta kucing dari komunitas Catscats.id, Novita Eka Kristiana tergerak membantu mengevakuasi seratusan kucing malang itu.

Ia mengatakan, ada 135 ekor kucing dan satu ekor anjing dalam ruko tersebut. 

"Lantai pertama 55 kucing, kedua ada 13 kucing, lantai ketiga 55 dan lantau atas ada 12 kucing," ujar Novi, Senin (23/5/2022).

Novi menambahkan, semua hewan peliharaan tersebut dalam kondisi mengenaskan, lantaran banyak kotoran menumpuk di luar kandang dan di dalam kandang.

"Kalau makanan sudah dikasih setiap hari, jadi gak terlalu lapar. Tapi harus segera diselamatkan, karena ini kan nyawa, dari pada ada yang mati, karena ini bakteri," imbuhnya.

Bukan itu saja, beberapa kandang bahkan tampak bangkai anak kucing karena dimakan oleh induknya.

Sejauh ini, Novi bersama komunitas kucing akan membantu mengevakuasi kucing-kucing tersebut dengan membuka adopsi. 

"Siapapun bisa mengadopsi kucing-kucing tersebut. Dua sampai tiga hari lepas adopsi, kalau ada warga Surabaya yang mau, ya akan kami berikan," tutur Novi.

Jika dalam dua hingga tiga hari masih ada kucing yang tersisa, maka kucing-kucing tersebut akan dipindahkan ke shleter kucing yang ada di luar Kota Surabaya. 

Sementara itu, Michele, pemilik ruko mengaku sudah sempat menghubungi pemilik kucing yang juga penyewa rukonya, namun nomor pemilik hewan itu tidak lagi aktif dan menghilang.

"Rencananya mau dibuat toko makanan hewan peliharaan dan kebutuhannya. Namun tidak tahu sudah habis kontraknya belum jalan," kata Michele.

Ia juga menyebut jika mengeluarkan uang pribadi untuk memberi makan kucing yang ditelantarkan dalam rukonya itu.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Surabaya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved