Berita Kota Malang

Lihat Asap Mengepul Dikira Tetangga Bakar-bakar, Warga Malang Kaget Ternyata Rumahnya Dilalap Api

Lihat asap mengepul dikira tetangga sedang bakar-bakar, warga Malang kaget ternyata rumahnya yang dilalap api, langsung minta suami dan anak keluar.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Petugas UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang saat melakukan proses pembasahan di rumah Saminah, di Jalan Klampok Kasri, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang terbakar, Jumat (3/6/2022) petang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebuah rumah di Jalan Klampok Kasri, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, terbakar, Jumat (3/6/2022) petang.

Rumah milik Saminah (58) itu terbakar di bagian lantai dua.

Saminah mengatakan, persitiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

"Saat itu, saya baru pulang dari pasar. Pada saat jalan kaki menuju ke arah rumah, saya melihat ada asap mengepul tebal. Awalnya, saya kira tetangga saya sedang bakar-bakar. Ternyata, asap tersebut berasal dari lantai dua rumah saya," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Asap tersebut kian tebal, dan tak lama kemudian berubah menjadi kobaran api.

"Di dalam rumah ada tiga orang, yaitu suami saya yang bernama Wandi sedang tertidur, sedangkan dua anak saya berada di lantai dua. Langsung saja, saya suruh orang yang ada di dalam rumah untuk segera keluar," jelasnya.

Dirinya menduga, kebakaran tersebut terjadi karena korsleting listrik. Pasalnya, salah satu anaknya sedang bermain ponsel lalu tiba-tiba charger yang masih menempel di stop kontak mengeluarkan percikan api.

"Salah satu anak saya ngomong, kakaknya sedang bermain ponsel dengan posisi charger masih menempel di stop kontak. Tiba-tiba, dari stop kontak itu mengeluarkan percikan api," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, salah satu anak Saminah yang bernama Resintia Kristina Sandi (25) mengalami luka bakar ringan di bagian lengan tangan kanan dan pelipis.

Diketahui, ia mengalami luka bakar saat hendak menolong ayahnya yang sedang tertidur. Saat ini, ia telah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dari tim medis PMI Kota Malang.

Sementara itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengungkapkan, pihaknya mengerahkan 20 personel dan enam unit mobil pemadam dalam kejadian tersebut.

"Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.20 WIB. Setelah itu, kami segera meluncur ke lokasi," terang Teguh Budi Wibowo.

Saat berada di lokasi, api telah menyambar ke bagian rumah yang berada tepat di belakang objek rumah yang terbakar.

"Untuk luas area rumah yang terbakar sekitar 4 x 6 meter persegi. Sedangkan, untuk luas area rumah yang ikut tersambar kebakaran sekitar 2 x 3 meter persegi," ungkapnya.

Teguh mengungkapkan, proses pemadaman dan pembasahan berlangsung selama 90 menit.

"Sekitar pukul 19.05 WIB, kebakaran dinyatakan padam sepenuhnya. Proses pemadaman berlangsung cukup lama, karena terdapat material tumpukan plastik. Lalu, untuk kerugian materi diperkirakan sekitar Rp 50 juta lebih," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Kota Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved