Berita Nganjuk

Diduga Edarkan Sabu-sabu, Pria Nganjuk Dicokok Polisi, Simak Kronologi Lengkapnya

Diduga edarkan narkotika jenis sabu, AP (27) salah seorang pegawai Koperasi warga Desa Kerepkidul Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk diamankan

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar
Ilustrasi kasus peredaran sabu di Nganjuk 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Diduga edarkan narkotika jenis sabu, AP (27) salah seorang pegawai Koperasi warga Desa Kerepkidul Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,15 gram dan sejumlah barang bukti peredaran sabu lainnya.

Kasatresnarkoba Polres Nganjuk, AKP Joko Santoso menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka pengedar sabu tersebut berawal dari masuknya informasi dari masyarakat ke program 'Wayahe Lapor Kapolres'. Informasi tersebut menyebutkan adanya aktifitkas transaksi sabu di salah satu minimarket wilayah Kecamatan Baron.

"Tim opsnal Satresnarkoba atas informasi yang diterima langsung melakukan tindaklajut penyelidikan," kata Joko Santoso didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Minggu (5/6/2022).

Dalam penyelidikannya, dikatakan Joko Santoso, tim Opsnal dapat mengetahui identitas pelaku pengedar sabu yang telah meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Baron tersebut. Pelaku pengedar langsung diamankan tim Opsnal ketika sedang melakukan transaksi sabu-sabu di depan sebuah minimarket.

Baca juga: Selisih 10 Menit, 4 Nyawa Melayang di Sekitar Suramadu, Semua Terjadi saat Dini Hari

"Tersangka tidak dapat mengelak dari tuduhan setelah ditemukan barang bukti sabu yang dibawanya," ucap Joko Santoso.

Saat ini, ungkap Joko Santoso, kasus peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan tersangka masih terus dilakukan pendalaman untuk mengungkat jaringan pemasok barang haram tersebut ke wilayah Polres Nganjuk.

"Dan tersangka pengedar terancam dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka terancam hukuman hingga 20 tahun penjara. Dan kami berharap warga tetap waspada terhadap peredaran narkoba dan segera memberikan informasi kepada Polres Nganjuk apabila menjumpai aktifitas peredaran narkoba di lingkunganya," tutur Joko Santoso.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved