Berita Tulungagung

Dua Calon Jemaah Haji Asal Tulungagung Positif Covid-19, Masih Bisa Berangkat ke Tanah Suci?

Dua calon jemaah haji dan dua petugas logistik asal Tulungagung dinyatakan positif Covid-19, masih bisa berangkat ke Tanah Suci?

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/David Yohanes
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Dinkes Tulungagung, Didik Eka memaparkan hasil tes PCR calon jemaah haji, Rabu (8/6/2022) sore. Ada dua yang positif Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Terdapat dua calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Tulungagung yang dinyatakan positif Covid-19 (virus Corona).

Selain itu, dua petugas logistik dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) juga positif Covid-19.

Hal itu diketahui dari hasil tes PCR sebagai syarat keberangkatan ke Tanah Suci.

"Untuk calon jemaah haji, mereka diminta untuk isolasi mandiri, dengan pantauan dari petugas puskesmas," terang Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka, Rabu (8/6/2022) sore. 

Didik Eka memaparkan, ada 498 calon jemaah haji dan 4 petugas haji yang menjalani tes PCR, dan hasilnya ada 2 yang positif Covid-19.

Satu orang berasal dari Kecamatan Ngunut, dan satu orang dari Kecamatan Boyolangu.

Meski demikian, mereka tidak serta merta dinyatakan gagal, dan masih bisa diberangkatkan ke Tanah Suci.

"Kami motivasi lewat petugas puskesmas, agar sementara waktu isolasi mandiri. Karena semuanya tidak bergejala, hanya hasil tesnya positif," sambung Didik Eka.

Setelah lima hari isolasi mandiri, maka akan dilakukan tes PCR ulang.

Jika hasilnya sudah negatif, maka calon jemaah haji ini akan segera diterbangkan ke Tanah Suci.

Bahkan jika masa penyembuhannya lama, calon jemaah haji itu masih tetap berpeluang berangkat ke Tanah Suci.

"Dia bisa diikutkan ke kloter lain, selama masih ada penerbangan haji. Nanti teknisnya Kemenag yang mengatur," ungkap Didik Eka.  

Selain itu, Dinkes juga melakukan tes pada 42 petugas logistik dari Kemenag, terdiri dari 25 tes antigen dan 17 PCR.

Hasilnya, dua yang ikut tes PCR dinyatakan positif Covid-19.

Berbeda dengan calon jemaah haji, petugas logistik haji ini langsung diganti dengan yang baru.

"Dua orang pengganti juga wajib tes PCR, ini tinggal menunggu hasilnya saja," pungkas Didik Eka.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Tulungagung

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved