Berita Surabaya

Berangkat Kerja Pagi, Karyawati di Surabaya Bernasib Pilu usai Ditegur Pria Misterius

Pemuda berdomisili di Jalan Medokan Ayu nekat menjambret tas milik karyawati di jalan Medokan Sawah, Kamis (26/6/2022). Modusnya dengan cara menegur

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Polisi menampilkan tersangka dan barang bukti hasil menjambret tas milik karyawati di Surabaya, beberapa waktu lalu. Modusnya dengan menegur korban yang sedang berkendara 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Nasib pilu dialami karyawati asal Bojonegoro saat berangkat kerja pagi. Kejadian berlangsung cepat saat dia ditegur pria misterius di Jalan Medokan Sawah, Kamis ((26/6/2022) pagi.

Pria misterius itu berinisial AD (28) yang gelap mata menjambret tas milik karyawati. Hal tidak terpuji itu dilakukan dengan dalih terlilit kebutuhan ekonomi.

Ketika ditangkap, dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti tas berisi sejumlah surat-surat berharga. Termasuk beberapa kartu ATM dan surat penting milik korban.

Tas itu didapatkan polisi di sebuah tambak tak jauh dari lokasi.

"Jadi setelah melancarkan aksinya, pelaku ini langsung membongkar isi tas korban. Ia hanya membawa Iphone dan membuang tas yang berisi surat-surat," kata Kapolsek Rungkut Kompol Bambang Prakoso, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Pulang Malam Lewat Jalan Sepi, Karyawati Surabaya Dipepet hingga Terjatuh, Sandal Kiri Jadi Petunjuk

Baca juga: Bersepeda Malam Hari, Tas Gadis 10 Tahun di Surabaya Dirampas, Diajak Keliling dan Ditinggal Sendiri

Bambang menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban yang mengaku jadi korban jambret. 

Saat itu, korban berinisial FU berangkat kerja di Surabaya Timur. 

Saat di lokasi, ia sempat ditegur oleh tersangka karena tas milik korban terlepas dan hampir jatuh.

Mendengar teguran itu, ia menghentikan laju motornya dan menepikan motornya.

"Karena saat itu kondisinya hujan deras, korban pun terlebih dulu membersihkan kacamata yang terkena air. Saat itulah, tas korban langsung dirampas oleh pelaku," imbuh dia.

Baca juga: Ditegur Pria Misterius di Jalan saat Hujan, Karyawati di Surabaya Bernasib Pilu

Karena kondisi hujan, korban pun memilih tak mengejar pelaku dan langsung melaporkan kasus itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polsek Rungkut. 

"Atas laporan itu, kami mendatangi lokasi untuk mencari sejumlah alat bukti," tegas Bambang.

Akhirnya, Tim Antibandit berhasil meringkus tersangka enam hari setelah kejadian tersebut berbekal rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Tersangka sempat mengelak tuduhan kami. Namun, setelah kami tunjukkan rekaman CCTV, ia akhirnya mengakui perbuatannya," pungkas dia.

Dihadapan penyidik, tersangka mengakui jika baru pertama kali melancarkan aksi penjambretan tersebut. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved