Berita Jatim

Hilang Misterius, Wisatawan Gunung Bromo Sempat Pamit Pulang Duluan, Motor dan HP Ditemukan Terpisah

Seorang wisatawan Gunung Bromo dikabarkan hilang, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
sepeda motor milik Roni yang ditemukan petugas. Roni merupakan wisatawan Gunung Bromo yang hilang misterius pada Minggu (19/6/2022) pagi. Anehnya petugas menemukan motor dan barang berharga secara terpisah 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Seorang wisatawan Gunung Bromo dikabarkan hilang di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Minggu (19/6/2022) pagi.

Pengunjung yang dikabarkan hilang misterius adalah Roni Nur Efendi. Dia berusia 20 tahun. Pemuda ini berasal dari Wendit Timur, Desa Mangkiawan, Kecamatan Pakis, Malang. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum ditemukan.

Anehnya, sepeda motor Suzuki Satria bernopol N 5851ECZ dan semua barang berharga miliknya ditemukan seperti handphone, jaket, dan helm. Barang pribadi itu ditemukan petugas di pusung jalan ke arah Penanjakan.

"Saat kami melakukan kegiatan bersih - bersih sampah, kami menemukan sepeda motor, barang - barang dan lainnya. Semuanya ditemukan terpisah, tidak jadi satu titik," kata Susion, Kepala Resort TNBTS wilayah Wonokitri.

Susion bahkan memgaku sempat menunggu empat jam di lokasi penemuan barang - barang itu. Ia berharap ada orang yang datang untuk mengambilnya. "Ternyata tidak ada yang datang mengambil," lanjut dia.

Ia mengaku langsung meninggalkan lokasi, dan membawa barang-barang itu ke kantor. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi sampai sore hari, tapi tidak ada tanda-tanda.

Baca juga: Pengunjung Bromo Dikabarkan Hilang, Motor dan Barang Berharga Ditemukan Terpisah

Kapolsek Tosari AKP Slamet Aji mengatakan, sampai sore ini pencarian terus dilakukan. Ia bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dan petugas TNBTS menyisir lokasi.

Menurut dia Tim Basarnas Surabaya juga sudah datang membantu melakukan pencarian.

"Sampai sekarang belum ada titik terang, kami akan terus melakukan pencarian besok. Mohon doanya, agar segera ditemukan," urainya.

Informasi yang didapatkan, awalnya Roni itu bersama tujuh temannya berangkat ke Bromo via Nongkojajar, Sabtu malam sekira pukul 22.000 wib. Selanjutnya, mereka tiba di Bromo dinihari.

Minggu pagi sekira pukul 09.000, korban berpamitan ke teman-temannya untuk mendahului pulang ke rumah via Tumpang setelah sebelumnya, mereka sarapan di sebuah warung dekat lautan pasir Bromo.

Selang 10 menit kemudian, Roni mengirimkan pesan meminta bantuan ke temannya dan share lokasi terakhirnya. Teman - temannya langsung bergegas mencari Roni dengan petunjuk share lokasi itu.

Namun, teman-temannya tidak menemukan posisi Roni. Hingga akhirnya, Roni dikabarkan menghubungi salah satu temannya yang menyatakan sudah ada keluarga dari Jabung datang menjemputnya.

Sekira pukul 15.00 wib, teman-temannya terkejut karena keluarga Roni menanyakan kabar Roni yang belum pulang ke rumah. Hingga akhirnya keluarga menghubungi TNBTS dan hanya menemukan barang pribadi Roni. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved