Berita Lumajang
Pamit Memancing, Kakek di Lumajang Malah Hilang Misterius, Kail Sempat Nyangkut
Seorang kakek di Lumajang mendadak hilang misterius. Saat itu, sang kakek sempat pergi memancing. Apa yang sebenarnya terjadi?
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan
TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Karsono warga Dusun Kebonsari, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun hilang secara misterius, sejak Selasa sore (21/6/2022). Aktivitas terakhirnya yakni memancing di Sungai Bondoyudo.
Di sekitar lokasi warga hanya ditemukan alat pancing yang tersangkut di sampah yang mengambang di sungai. Kejadian ini sontak menggegerkan warga sekitar.
Informasinya, kejadian ini bermula saat Karsono pergi memancing di Sungai Bondoyudo yang hanya berjarak 500 meter dari rumahnya.
Saat melempar kail pancing ke sungai, kail pancing itu ternyata menyangkut di sampah yang terambang di sungai.
Karsono pun kemudian turun ke sungai berniat membetulkan kailnya yang tersangkut. Nahas, Karsono yang sudah berusia lanjut malah terseret derasnya aliran sungai Bondoyudo.
Baca juga: Sempat Teriak Minta Tolong, Remaja di Gresik Tewas Tenggelam saat Bermain di Dermaga Lumpur
"Korban turun untuk betulin kailnya yang nyangkut, sepertinya terpeleset terus kebawa arus," kata Cucuk Romandani, saksi mata kejadian di pinggir Sungai Bondoyudo Lumajang, Selasa (21/6/2022).
Melihat Karsono terjatuh dan tenggelam, warga yang melihat langsung berusaha membantunya. Namun, derasnya arus membuat tubuh Kartono tenggelam.
Kapolsek Yosowilangun AKP Hariyanto mengatakan, saat ini warga dan petugas BPBD Lumajang tengah melakukan pencarian. Namun, karena sungai keruh membuat proses pencarian lumayan sulit.
"Saat ini kami lakukan pencarian menyusuri sungai, doakan korban bisa ditemukan dan dalam kondisi selamat," kata Hariyanto.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/polisi-saat-menunjukkan-lokasi-hilangnya-karsono-di-sungai-bondoyudo-selasa-216.jpg)