Berita Terpopuler

Jatim Terpopuler: Sosok Anggota DPRD Jember Main Game saat Rapat hingga Modus Guru Lecehkan Siswa

Berita Jatim terpopuler dimulai dari sosok anggota DPRD main game saat rapat hingga modus guru honorer lecehkan siswa.

Tayang:
Istimewa
JATIM TERPOPULER - Berita Jatim terpopuler pada Rabu (13/5/2026) dimulai dari sosok anggota DPRD main game saat rapat hingga modus guru honorer lecehkan siswa. 

TRIBUNJATIM.COM - Berita terpopuler yang terangkum dalam Jatim Terpopuler pada Rabu (13/5/2026). 

Pertama ada guru honorer sebuah SMP di Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya berinisial MS (25) ditangkap Anggota Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya karena melecehkan dan merudapaksa muridnya, pada Jumat (17/4/2026). 

Kedua anggota Komisi D DPRD Jember Achmad Syahri as Siddiqi, yang viral karena main game saat rapat ternyata kader Partai Gerindra.

Ketiga permintaan dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menurun mulai berdampak serius terhadap peternak telur puyuh di Kabupaten Pasuruan.

Berikut selengkapnya:

Baca juga: Jatim Terpopuler: Nama 4.000 Penerima Beasiswa Sidoarjo hingga Wanita Sekap Ayah Pacar

Modus Guru Honorer SMP di Surabaya Rudapaksa Siswi 6 Kali

Seorang guru honorer sebuah SMP di Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya berinisial MS (25) ditangkap Anggota Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya karena melecehkan dan merudapaksa muridnya, pada Jumat (17/4/2026). 

Pria asal Lamongan itu, terbukti melecehkan dan merudapaksa seorang siswinya yang berusia 14 tahun sebanyak enam kali di tiga lokasi berbeda. 

Dua lokasi di lingkungan sekolah yakni toilet dan laboratorium komputer. Kemudian, Pelaku MS juga pernah merudapaksa korban di sebuah rumah kosong dekat sekolah. 

Akibat perbuatan pelaku tersebut, korban mengalami trauma berkepanjangan. 

Plt Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Jadi Ismanto mengatakan, modus pelaku merudapaksa korban adalah dengan memaksa korban dengan cara menarik tubuhnya saat berjalan sendirian di dekat tolet. 

Modus serupa juga dilakukan guru SMP itu saat merudapaksa korban di laboratorium komputer.

Pelaku menarik tubuh korban paksa dan mengunci pintu serta jendelanya dari dalam. 

Ternyata pelaku sudah merudapaksa korban sebanyak 6 kali di tiga lokasi tersebut. Bahkan, lanjut Hadi, pelaku pernah merudapaksa korban setelah korban baru saja buang air kecil di toilet lantai dua sekolah. 

"Kejadian dilakukan oleh oknum guru tersebut sebanyak 1 kali di laboratorium komputer, 5 kali di toilet sekolah dan 1 kali rumah kosong di daerah Sukomanunggal," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Rabu (12/5/2026). 

Sementara itu, Kasat PPA-PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari mengatakan, motif pelaku merudapaksa korban karena tidak kuat menahan hawa nafsu. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved