Liga 2

Kunjungi Markas Bajul Ijo, Presiden Gresik United: Kami Ingin Belajar Banyak Hal dari Persebaya

Presiden klub Gresik United Fandi Akhmad Yani bersama manajemen mengunjungi kantor Persebaya Surabaya.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Taufiqur Rohman
Gresik United
Presiden klub Gresik United mengunjungi kantor Persebaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Presiden klub Gresik United Fandi Akhmad Yani bersama manajemen mengunjungi kantor Persebaya Surabaya.

Dalam kunjungan tersebut dihadiri Carlos De Mello. Mantan pemain asing asal Brazil.

Gus Yani tidak sendiri, CEO GU Muhammad Allan (Gus Allan) serta Manajer Tim Thoriqi Fajrin, dan pelatih kepala Khusaeri.

Baca juga: Gresik United Manfaatkan Uji Coba Lawan Tim Lokal untuk Ukur Kekuatan Tim

Manajemen Gresik United mengunjungi kantor Persebaya.
Manajemen Gresik United mengunjungi kantor Persebaya. (Gresik United)

Kedatangan Gus Yani disambut hangat oleh pemilik Persebaya Surabaya yang juga Presiden Klub yang berjuluk 'Green Force' Azrul Ananda beserta jajaran manajemen.

Kedua petinggi klub sepak bola tersebut, berbincang ringan dengan gayeng serta bertukar pikiran mengenai kompetisi Liga Indonesia, revenue (pendapatan) klub dari pertandingan, merchandise, dan panitia penyelenggara (Panpel) sebagai persiapan Gresik United mengarungi kompetisi Liga 2.

Lewat kesempatan ini, Gus Yani beserta manajemen GU juga ingin belajar banyak bagaimana mengelola klub sepak bola profesional seperti Persebaya.

Pasalnya, klub tersebut sudah mampu menjual merchandise di luar penjualan tiket pertandingan.

"Kami ingin belajar banyak dari Persebaya klub sepak bola yang dulunya berangkat dari perserikatan sekarang sudah profesional," terang Presiden Klub Gresik United, Gus Yani, di Kantor Persebaya, Kamis (23/6/2022).

Pria berusia 36 tahun ini ingin belajar bagaimana mengelola sepak bola melalui pembinaan pemain usia muda, dan kompetisi usia muda.

Hal ini penting karena pembinaan tersebut menjadi tonggak estafet pemain di level senior.

Persebaya menggulirkan kompetisi internal dan menyumbang pemain ke tim nasional.

Terbaru, nama Marselino Ferdinan produk asli Persebaya yang berhasil menembus skuad Garuda.

"Pembinaan pemain muda sangat penting. Tidak salah kalau Persebaya tidak pusing punya banyak pemain," ungkap Gus Yani.

Sementara itu, Presiden Klub Persebaya, Azrul Ananda menyambut positif kedatangan manajemen Gresik United yang banyak diisi anak muda yang ingin bertukar pikiran bagaimana mengelola klub sepak bola.

"Persebaya memiliki banyak pemain muda yang bertalenta. Sebab, di internal kami juga menaungi sejumlah sekolah sepak bola (SSB) serta klub internal."

"Termasuk diantaranya mengelolah merchandise secara profesional," tuturnya.

Diakhir pertemuan, Gus Yani dan Azrul Ananda saling bertukar jersey dan berfoto bersama. Tak lupa, Gus Yani juga menyempatkan diri berfoto trophy juara liga 2 yang diraih Persebaya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved