Berita Jember

Spesialis Maling Motor di Jember Diciduk Polisi, Aksi Terekam Kamera Pengintai

Aksi maling motor di Jember harus berakhir. Kini dia harus meringkuk di kantor polisi

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Januar
Dok: Nusabali
Ilustrasi Pencurian Sepeda Motor di Jember beberapa waktu lalu 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER- Polisi Sektor (Polsek) Mayang, Unit Resmob Jember Timur, dan Unit Resmob Jember Kota 2 berhasil membekuk dua orang pencuri spesialis sepeda motor

Polisi menyita enam unit sepeda motor dari tangan kedua orang tersebut. Lokasi pencurian tersebar di beberapa kecamatan di Jember.

Dua orang yang ditangkap yakni SG (29) warga Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari dan KR (21) warga Desa/Kecamatan Mayang.

Penangkapan itu bermula dari pencurian sepeda motor yang terjadi di Dusun Mrapen Desa Sumberkejayan Kecamatan Mayang, pada pekan pertama bulan Juni ini.

Ketika itu, dua orang itu diduga mencuri sepeda motor di sebuah rumah di dusun tersebut. Dalam aksi itu, pencuri menggondol sebuah sepeda motor Jupiter yang diparkir di depan rumah tersebut.

Hilangnya sepeda motor itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Mayang. Polisi pun melakukan serangkaian penyelidikan. Kamera pengintai di sekitar lokasi kejadian, termasuk dipelajari. Rupanya, aksi kedua orang pencuri tertangkap kamera pengintai tersebut.

Setelah beberapa waktu melakukan penyelidikan, polisi bisa menangkap pelaku pencurian. Kapolsek Mayang AKP Bejul Nasution menuturkan, awalnya polisi menangkap SG, baru kemudian KR.

"Dari pemeriksaan, ternyata kedua orang tersangka juga melakukan pencurian di beberapa kecamatan lain. Bahkan ada enam unit sepeda motor yang kami amankan," ujar Bejul, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Tega, Maling di Tuban Ini Incar Motor Milik Petani yang Sedang Kerja di Sawah

Beberapa lokasi pencurian yang disasar dua orang itu antara lain Kecamatan Ajung, Arjasa, Pakusari, Jenggawah, Sumbersari, Mumbulsari, dan tentunya Kecamatan Mayang.  

"Ternyata pelaku tidak hanya sekali dalam menjalankan aksinya, tapi sudah beberapa kali dan di beberapa TKP di Kabupaten Jember, sehingga kami harus melakukan pengembangan untuk mencari jaringan pelaku,” imbuh Bejul.

Beberapa barang bukti yang disita polisi antara lain plat nomor sepeda motor Jupiter P 5463 QG beserta BPKB nya yang saat ini sepeda motornya sudah dijual oleh pelaku, satu BPKB  dan STNK sepeda motor Honda Revo, sebuah helm warna hitam, tas warna hitam yang di dalamnya ada dua kunci T, satu kunci pas, dan satu senjata tajam.

Juga ada enam unit sepeda motor yang disita, seperti sepeda Megapro warna hitam Nopol  DK 6078 IU milik pelaku, satu unit sepeda motor honda Supra 125 warna hitam tanpa Nopol  hasil tindak pidana di Mumbulsari, juga satu Unit sepeda motor Honda Revo warna hitam Nopol DK 6265 FD hasil tindak pidana di Mayang.

“Pelaku kami jerat memakai Pasal 363 ayat (1) ke 4,5. KUHPidana, ancamannya maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Bejul.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved