Berita Jatim

Emil Dardak Tinjau Posko Penyerahan Hewan Kurban Pemprov Jatim, Pastikan Hewan Sehat

Emil Dardak meninjau langsung Posko Penyerahan Hewan Kurban Pemprov Jatim, pastikan hewan yang akan disalurkan sehat.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra
Jelang penyembelihan hewan kurban, Plt Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak meninjau langsung posko penyerahan hewan kurban milik Pemprov Jawa Timur, yang berada di Islamic Center Kota Surabaya, Sabtu (9/7/2022).  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jelang penyembelihan hewan kurban, Plt Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak meninjau langsung posko penyerahan hewan kurban milik Pemprov Jawa Timur, yang berada di Islamic Center Kota Surabaya, Sabtu (9/7/2022). 

Di sana, seluruh hewan kurban dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemprov yang nantinya akan didistribusikan ke lokasi yang telah ditentukan, dilakukan proses pengecekan atau quality control.

"Bedanya di tahun lalu tinggal disalurkan saja. Sekarang untuk quality control, dikumpul di sini dulu. Kemudian didisinfektan, dipastikan sehat, baru kemudian disalurkan ke tujuan-tujuan yang sudah kita tetapkan," kata Emil Elestianto Dardak

Menurutnya, lokasi yang dijadikan transit guna pengecekan hewan kurban ini merupakan bagian dari contoh bagaimana tempat pemotongan hewan non RPH (Rumah Potong Hewan) harus memiliki persyaratan dan perlengkapan yang memadai.

Yakni, mulai dari bagaimana hewan kurban masuk hingga keluar untuk diangkut. Termasuk pemeriksaan sebelum disembelih atau antemortem oleh petugas.

"Ini penting dilakukan guna antisipasi dan memastikan keadaan hewan sehat dan layak untuk jadi hewan kurban,” jelasnya. 

Pria yang juga Wagub Jatim itu menjelaskan, seluruh rangkaian proses pengecekan harus dilakukan sehari jelang pelaksanaan penyembelihan hewan, sesuai dengan jadwal pelaksanaan masing-masing daerah.

“Misalnya Idul Adha-nya hari ini, berarti kemarin dilakukan proses pengecekannya. Begitu juga besok, berarti proses pengecekannya hari ini. Kalau langsung disembelih di sini, maka cek di lokasi dan bisa disembelih sesuai jadwal,” terang Emil. 

Di sisi lain, Emil mengaku bersyukur lantaran saat ini dari laporan yang diperoleh, tren Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sudah di bawah 2.000 kasus, sekalipun datanya memang fluktuatif.

“Tapi ini menunjukkan bahwa ada kesadaran yang meningkat untuk mengatur lalu lintas hewan hidup,” ujar mantan Bupati Trenggalek itu. 

Lebih lanjut, suami Arumi Bachsin itu mengatakan, selain lalu lintas hewan kurban, penting pula memperhatikan protokol keselamatan yang digunakan oleh setiap orang yang akan berkunjung ke tempat potong hewan non RPH, juga di RPH harus diperketat.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved