Berita Madura

Ngamuk Ditegur Kambingnya Makan Tanaman, Pria di Sampang Tinju Tetangga hingga Giginya Rontok

Lukmanul Karim (31) warga Dusun Semah, Desa Karanganyar, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura terpaksa melaporkan tetangganya sendiri ke p

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Ilustrasi kambing makan tanaman milik tetangga di Sampang. Ngamuk ditegur kambingnya makan tanaman, pria di Sampang tega pukul tetangga sendiri hingga giginya rontok dan terkena stroke, pada (8/7/2022) lalu. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Lukmanul Karim (31) warga Dusun Semah, Desa Karanganyar, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura terpaksa melaporkan tetangganya sendiri ke pihak kepolisian setempat.

Pasalnya, tetangganya yang diketahui berinisial A (25) diduga telah melakukan penganiayaan terhadap ayah Lukmanul bernama Amaruddin (60) pada (8/7/2022) lalu.

Alhasil, korban mengalami luka robek dibagian dagu dan sejumlah gigi rontok akibat tinjuan keras, bahkan saat ini kondisi korban terkena stroke.

Insiden itu bermula saat Lukmanul Karim menegur keluarga tersangka lantaran kambing milik keluarga tersangka berkeliaran hingga sering memakan tanaman korban yang berada di depan rumah.

Akan tetapi, pelaku tidak terima atas teguran tersebut hingga bergegas menuju ke arah Lukmanul Hakim untuk membuat perhitungan.

Baca juga: Marah Ditegur karena Terus Beli Chip Game Online, Suami di Pasuruan Cakar Wajah Istri

"Nah.. pada saat itu ayah saya (korban) menghadang pelaku, tapi pelaku malah memukulnya dibagian kepala hingga tersungkur ke tanah dan mengakibatkan luka," kata Lukmanul Karim kepada TribunJatim.com, Rabu (13/7/2022).

Setelah mengalami tindakan itu, keluarga korban tidak terima, sehingga bergegas untuk melaporkan pelaku ke Polsek Tambelangan.

"Saat itu juga saya yang melaporkan, kemudian baru mengantarkan ayah saya ke Puskesmas Tambelangan untuk melakukan visum," terang Lukmanul Karim.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tambelangan Bripka Nasrun Wijaya membenarkan atas adanya pelaporan dugaan penganiayaan yang terjadi di wilayah hukumnya.

Bahkan, setelah menjalankan proses penyelidikan, hasilnya pelaku terbukti melakukan kasus tersebut.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, begitupun korban dan mengetahui hasil visumnya juga," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved