Berita Nganjuk

Tingkatkan PAD, Pemkab Nganjuk Akan Merevitalisasi Pasar Tradisional: Bermanfaat untuk Masyarakat

Tingkatkan pendapatan asil daerah (PAD), Pemkab Nganjuk akan lakukan revitalisasi pasar tradisional: Bermanfaat untuk masyarakat.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Aktivitas pedagang di Pasar Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, Sabtu (16/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Berupaya mengoptimalkan pendapatan asil daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar, Pemkab Nganjuk lakukan pemeliharaan atau revitalisasi pasar tradisional.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk, Haris Jatmiko menjelaskan, dengan dilakukanya revitalisasi pasar, maka diharapkan akan kembali menghidupkan aktivitas pasar yang selama ini sempat mati atau tidak berfungsi.

"Langkah revitalisasi pasar ini kami rasa yang paling mendesak dilakukan sekarang ini, karena hal itu bisa meningkatkan pendapatan para pedagang serta para pelaku ekonomi yang ada di masyarakat," kata Hari Jatmiko dalam sosialisasi rencana pengembangan pasar tradisional kepada pedagang Pasar Jekek Kecamatan Baron, Sabtu (16/7/2022).

Haris Jatmiko menyebut, pasar tersebut selama 22 tahun sudah tidak beroperasi. Untuk itu, pihaknya mengajak para pedagang dan masyarakat sekitar untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar yang sempat ramai.

Dijelaskan Haris Jatmiko, selain untuk meningkatkan pendapatan pedagang, revitalisasi juga untuk menciptakan lingkungan pasar yang nyaman dan aman. Selain itu, juga memudahkan akses transaksi jual beli bagi masyarakat sekitar.

"Untuk itu, mari kita hidupkan kembali pasar tradisional, karena ini merupakan aset daerah yang nantinya bisa bermanfaat untuk masyarakat. Dan kami juga mengajak para pedagang pasar untuk bersama-sama memanfaatkan tanah aset pemda dengan cara swadaya," ucap Haris Jatmiko.

Melalui gerakan swadaya masyarakat pedagang pasar itu, tambah Haris Jatmiko, nantinya akan dilakukan pengembangan-pengembangan area pasar melalui penataan kios-kios pedagang. Dengan demikian, tidak hanya perbaikan fisik pasar saja yang dilakukan, melainkan juga dengan sisi ekonomi dan manajemennya.

Ke depan, akan ada sebagain pasar yang digunakan untuk pasar tradisional, dan sebagain untuk area food court atau gerai-gerai makanan dan juga tempat wahana bermain untuk anak-anak.

"Dengan demikian, pasar tidak hanya dibuka pada pagi hari, melainkan sampai dengan malam hari,” bebernya.

Untuk mewujudkan kebijakan revitalisasi pasar tradisional agar menjadi lebih maju, tambah Hari Jatmiko, Disperindag telah membentuk Tim Percepatan Pemeliharaan Pasar (TPPP).

"Tim TP3 Disperindag ini nantinya akan melakukan pemeliharaan pasar-pasar yang ada," tutur Haris Jatmiko.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved