Berita Nganjuk

Beri Layanan Jemput Bola, Dispendukcapil Nganjuk Permudah Pengurusan Dokumen Penyandang Disabilitas

Tak mau ada yang tidak memiliki dokumen kependudukan, Dispendukcapil Nganjuk beri layanan jemput bola penyandang disabilitas.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Kepala Dinas Dukcapil Nganjuk, Gatut Sugiarto bersama para siswa disabilitas SLB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk usai menyerahkan dokumen kependudukan melalui program layanan jemput bola, Senin (18/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nganjuk melakukan jemput bola dengan menyasar para penyandang disabilitas di Sekolah Luar Biasa (SLB).

Kepala Dispendukcapil Nganjuk, Gatut Sugiarto mengatakan, pemberian dokumen kependudukan tersebut berupa Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta Kartu Identitas Anak (KIA).

Kegiatan tersebut merupakan upaya Pemkab Nganjuk yang ingin semua warga, termasuk para penyandang disabilitas memiliki dokumen kependudukan.

"Artinya, tidak boleh ada satupun warga Nganjuk yang tidak memiliki dokumen kependudukan. Oleh karenanya kami lakukan pelayanan jemput bola," kata Gatut Sugiarto, Senin (18/7/2022).

Untuk itu, diungkapkan Gatut Sugiarto, pihaknya berharap pelayanan yang dilakukan Dinas Dukcapil benar-benar bisa membantu para siswa disabilitas untuk kegiatan berikutnya.

"Seperti data kependudukan digunakan untuk pendidikan, kesehatan, sosial, dan lain-lainnya," ucap Gatut Sugiarto.

Tambah Gatut Sugiarto, pihaknya berharap dan meminta agar yang belum mendapatkan dokumen kependudukan nantinya dapat berkoordinasi dengan Dispendukcapil Nganjuk.

"Kami senantiasa akan memberikan pelayanan kepada semua warga untuk urusan adminduk," tandas Gatut Sugiarto.

Sementara Kepala SDLB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk, Shepty Erthu Winata mengatakan, pihaknya mengapresiasi Dispendukcapil Nganjuk yang telah memberikan pelayanan jemput bola kepada siswa-siswinya.

"Kami sangat senang, karena para siswa dapat memiliki dokumen kependudukan yang sah, yang sebelumnya kami mengalami kesulitan dalam pengurusan dokumen kependudukan siswa disabilitas karena berbagai kendala dan keterbatasan," tutur Shepty Ertu Winata.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved