Berita Nganjuk

Imbau Pedagang di Nganjuk Tak Khawatir, BPBD dan Damkar Lakukan Penyemprotan Disinfektan Cegah PMK

Imbau pedagang di Nganjuk tak khawatir dengan harga ternak akan turun, BPBD dan Damkar lakukan penyemprotan disinfektan untuk cegah penyebaran PMK.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Petugas BPBD dan Dinas Damkar Kabupaten Nganjuk melaksanakan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat dan kandang hewan ternak, dalam upaya mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Kamis (21/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk bersinergi dengan Dinas Pertanian serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nganjuk melakukan pengobatan dan pendataan hewan yang terkena PMK, serta melakukan penyemprotan kandang hewan ternak.

Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Nganjuk, Abdul Wachid mengatakan, Pemkab Nganjuk terus melakukan berbagai upaya dalam menekan penyebaran PMK.

Sinergitas antara BPBD dengan Dinas Pertanian dan Damkar terus dilakukan dengan penyemprotan disinfektan di beberapa lokasi atau tempat penyebaran PMK pada hewan ternak, seperti di kandang.

"Kami sebatas ikut memback-up kegiatan yang fokus pelaksanaan ada di Dinas Pertanian. Penyemprotan sudah kami laksanakan bersama Damkar di beberapa lokasi, seperti di kandang dan sepanjang jalan Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk," kata Abdul Wachid, Kamis (21/7/2022).

Dijelaskan Abdul Wachid, penyemprotan disinfektan diharapkan bisa menekan penularan PMK. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dengan adanya penyakit tersebut. Selain itu, bagi para pedagang tak perlu khawatir dengan harga ternak bakal turun.

Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, ungkap Abdul Wachid, pihaknya dibantu oleh PPL dan perangkat desa setempat dengan menunjukkan titik lokasi yang menjadi fokus penyemprotan disinfektan.

"Kegiatan tersebut akan terus dilakukan bersama-sama semua pihak sampai PMK bisa terkendali," ucap Abdul Wachid.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Judi Ernanto mengatakan, penyemprotan disinfektan tersebut menjadi langkah preventif untuk menekan penyebaran PMK di Kabupaten Nganjuk.

"Kami berharap dengan berbagai upaya yang dilaksanakan menjadikan penyebaran PMK di Kabupaten Nganjuk bisa terus menurun, dan wabah ini hilang di lingkungan peternak," kata Judi Ernanto.

Dalam pelaksanaan upaya pencegahan PMK, tambah Judi Ernanto, penyemprotan disinfektan dilakukan dengan mengerahkan lima armada truk tanki BPBD dan satu unit mobil damkar. Di mana penyemprotan tersebut menggunakan lima supplier dari BPBD.

"Alhamdulillah, dalam pelaksanaan penyemprotan bersinergi dengan BPBD dan Dinas Damkar berjalan baik dan jangkauan penyemprotan lebih optimal," tutur Judi Ernanto.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved