Tren Penggunaan Uang Elektronik Naik, LinkAja Optimistis Berkontribusi untuk Kemajuan Perekonomian

Tren penggunaan uang elektronik cenderung meningkat, LinkAja optimistis bisa berkontribusi pada kemajuan perekonomian nasional.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Penggunaan LinkAja untuk kebutuhan esensial. LinkAja optimistis bisa berkontribusi bagi kemajuan perekonomian nasional, Senin (25/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - LinkAja optimistis bisa berkontribusi untuk kemajuan perekonomian nasional.

Hal itu sejalan dengan tren penggunaan uang elektronik yang menjadi hal lumrah dan cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

"Terbukti, pada periode di rentang Januari hingga Juni 2022, kinerja baik LinkAja tidak hanya terjadi spesifik di Provinsi DKI Jakarta saja," ujar Direktur Utama LinkAja, Yogi Rizkian Bahar, Senin (25/7/2022).

Pola pertumbuhan serupa juga turut dialami oleh sejumlah provinsi lainnya yang menyiratkan adanya peningkatan minat dalam penggunaan LinkAja sebagai sarana pembayaran digital, untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Jika dibandingkan antara semester pertama tahun 2022 dengan tahun sebelumnya, wilayah Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua turut berkontribusi pada pertumbuhan penggunaan LinkAja

Tiga variabel penting yang menjadi tolok ukurnya adalah keaktifan pengguna, jumlah, serta besaran nilai transaksi dalam penggunaan LinkAja sebagai sarana pembayaran digital. Diukur berdasarkan besaran jumlah transaksi, Sulawesi Utara dan Tenggara berada tepat di bawah Provinsi DKI Jakarta, dengan persentase peningkatan yang signifikan sebesar 120 persen dan 94 persen dari periode yang sama di tahun 2021.

Yogi Rizkian Bahar juga menyebut, mitra pembelian pulsa Telkomsel yaitu DigiPOS telah terekam sebagai platform yang meraup transaksi terbesar di kalangan pengguna LinkAja berdasarkan data yang ditarik dari sejumlah wilayah Indonesia.

Kemudian, disusul oleh pembelajaan di ritel-ritel penyedia jasa makanan dan alat transportasi seperti Commuterline, khususnya di wilayah aglomerasi Jabodetabek dan transportasi panggilan seperti Grab dan Gojek di wilayah Sulawesi.
 
“LinkAja didirikan di atas fondasi sinergi dan kolaborasi yang menjadi dasar optimisme perusahaan untuk dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi dalam negeri. Adanya pertumbuhan positif dari segi keaktifan pengguna, rutinitas bertransaksi, dan juga besaran nilai transaksi di dalam platform LinkAja di sejumlah daerah membuat kami yakin bahwa masih banyak potensi yang perlu semakin kami gali dan satukan demi kemajuan ekonomi bangsa," kata Yogi Rizkian Bahar.

Dia juga memaparkan, untuk sejumlah provinsi yang menunjukkan aktivitas penggunaan aplikasi LinkAja cukup baik di antaranya adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yogyakarta, dan Papua Barat secara berurutan menjadi pengguna LinkAja paling aktif jika dibandingkan dengan wilayah lainnya.

Turut menyusul juga yaitu Jakarta dan dua provinsi di wilayah Sumatera, yaitu Sumatera Barat dan Bangka Belitung, yang masing-masing mencatat pertumbuhan sebesar 4 persen dan 3 persen berdasarkan nilai rupiah yang ditransaksikan sepanjang semester pertama 2022.
 
Yogi juga mengklaim, perusahaan telah menyediakan layanan jasa pembayaran digital sejak 2019, sehinga LinkAja turut menjadi katalis dalam upaya demokratisasi serta inklusi keuangan bagi seluruh penduduk Indonesia.

"Sebanyak 76,8 persen dari total populasi penduduk Indonesia sudah mengadopsi layanan internet hingga April 2022 berdasarkan data We Are Social. Dengan semakin terbentuknya literasi digital, upaya literasi keuangan berbasis digital pun terus digenjot oleh LinkAja dan LinkAja Syariah. Hingga saat ini, tercatat ada lebih dari 83 juta pengguna terdaftar di platform LinkAja dan sejumlah provinsi di luar ibu kota memperlihatkan geliat pertumbuhan positif yang mempertegas kemajuan perekonomian dalam negeri," ujar Yogi Rizkian Bahar.

Melalui ekosistem layanan transaksi keuangan elektronik yang lengkap dan terintegrasi, konsistensi dan komitmen LinkAja dalam upayanya untuk #SatukanPotensiIndonesia semakin terealisasi. Dengan mengoptimalkan seluruh layanan yang diunggulkan oleh setiap BUMN yang merupakan pemegang sahamnya, LinkAja optimistis dapat memenuhi kebutuhan transaksi digital yang aman dan nyaman, serta semakin mempercepat proses inklusi keuangan yang merata di Indonesia.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved