Berita Blitar
Niat Hati Bakar Sampah Buat Hangatkan Badan, Malah Gudang Rongsokan Ikut Terbakar
Bagi warga desa, yang masih memiliki pekarangan luas di rumahnya, menghadapi musim dingin seperti yang terjadi saat ini masih suka membikin perapian a
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Taufiq
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Bagi warga desa, yang masih memiliki pekarangan luas di rumahnya, menghadapi musim dingin seperti yang terjadi saat ini masih suka membikin perapian atau membakar sampah buat menghangatkan tubuhnya.
Namun demikian, kita harus tetap berhati-hati supaya tidak sampai mengalami kejadian seperti yang menimpa M Mahsus (68), warga Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, Kamis (28/07/2022) petang kemarin,
Diduga karena membakar sampah lalu ditinggalkan begitu saja, pengepul barang bekas itu harus kehilangan omsetnya.
Sebab, barang rongsokan yang sudah dikumpulkan itu habis terbakar, termasuk gudangnya seluas 6x15 m2, yang bersebelahan dengan rumahnyaa.
Namun, rumahnya selamat, termasuk rumah para tetangganya, tidak sampai terjilat kobaran api.
"Selain warga ramai-ramai dengan berusaha memadamkan api, juga didatangkan dua mobil PMK," kata AKP Listiyo, Kapolsek Selopuro.
Baca juga: Berawal dari Goreng Lauk untuk Nenek, Rumah dan Sepeda Motor di Madiun Ludes Terbakar
Menurutnya, kejadian itu terjadi sehabis Magrib atau sekitar pukul 18.30 WIB. Itu bermula dari korban sehabis menata isi gudangnya bersama karyawannnya.
Yakni, barang bekas yang sejenis, seperti kardus, dikumpulkan jadi satu untuk memudahkkan penjualannya.
Sehabis itu atau setelah karyawannya pulang, korban masih melanjutkan pekerjaannya sendiri. Yakni, bersih-bersih barang yang tak terpakai lalau dibakar di dekat gudangnya.
Mungkin, sekalian buat menghangatkan tubuhnya sebelum mandi karena saat ini kalau sudah menjelang petang, udaranya menusuk tulang. Usai tubuhnya berkeringat, korban masuk rumah.
"Usai bakar-bakar sampah itu, korban lalu mandi. Mungkin, sampah yang dibakarnya itu tak akan membesar apinya," ungkapnya.
Namun, tak disangka, di saat keluar dari kamar mandi, ia mendengar ada tetangganya yang berteriak, kebakaran-kebakaran. Karuan, korban langsung lari keluar rumah karena ingat kalau dirinya membakar sampah di saat sebelum ditinggal mandi.
Begitu berada di luar rumahnya, betapa kagetnya korban karena api sudah membumbung tinggi di dalam gudangnya. Bahkan, sebagian isi gudangnya, yang berisi barang yang mudah terbakar itu sudah dilalap si jago merah.
Seketika itu, warga langsung berdatangan untuk berusaha memadamkan api dengan cara semampunya. Namun, usaha warga itu rupanya hanya mampu menahan kobaran api itu agar tak menjalar ke rumah warga lainnya meski api tetap berkobar.
"Untungnya, warga mampu menahan api sehingga tak ada rumah lainnya yang terbakar. Di saat warga berusaha seperti itu, dua mobil PMK datang dan berhasil memadamkannya," pungkasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/warga-berusaha-keras-memadamkan-api-yang-melalap-gudang.jpg)