Berita Malang

Pria ODGJ di Kota Malang Lakukan Aksi Nekat, Tusuk Perut Sendiri Pakai Parang Tapi Tak Terluka

Sebuah foto dan video viral di media sosial di Kota Malang. Pasalnya di postingan itu, memperlihatkan seorang pria tanpa memakai baju dan celana tidur

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
PMI Kota Malang
ODGJ bernama Rio Angga Sungkono yang tiba-tiba terlentang di tengah jalan saat akan dievakuasi menuju RSSA Malang. Sebelum itu sempat tusuk perut sendiri tapi tak terluka 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebuah foto dan video viral di media sosial di Kota Malang. Pasalnya di postingan itu, memperlihatkan seorang pria tanpa memakai baju dan celana tidur di tengah jalan.

Selain itu, pria tersebut berdarah di bagian kaki. Seperti terkena sabetan dari senjata tajam.

Dari informasi yang dihimpun TribunJatim.com, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/7/2022) siang di Jalan Raya Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Diketahui, pria yang ada di dalam postingan itu bernama Rio Angga Sungkono (34), warga Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang dan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo Hariyadi mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Rio Angga berada di ruang tamu rumah pamannya.

"Sekitar pukul 11.30 WIB, tiba-tiba gangguan kejiwaannya kambuh dan oleh pamannya disuruh minum obat. Namun, ia tidak mau dan mengutarakan niatnya untuk bunuh diri. Lalu, ia berlari ke arah kandang milik pamannya yang berada di belakang rumah," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (31/7/2022).

Baca juga: Minta Beli Makan Dekat Jembatan Kaliketek, Ibu Hamil di Bojonegoro Mendadak Lompat ke Sungai

Setelah itu, Rio kembali datang ke ruang tamu sambil membawa senjata tajam (sajam) parang yang didapatnya dari kandang. Lalu, sajam itu diarahkan ke kakinya hingga terluka.

Kemudian, ia kembali ke rumahnya dan naik ke lantai dua. Disini, Rio berusaha menusukkan sajam itu ke arah perut, namun tidak terluka.

"Tiba-tiba, ia meloncat ke bawah dan mendarat di bak mobil pikap yang bermuatan pasir. Setelah itu, ia berlari ke arah jalan raya sambil membuang sajamnya ke sungai. Dan langsung melepas semua pakaiannya dan tidur di tengah jalan," terangnya.

Warga yang khawatir dengan aksinya, langsung menelepon Polsek Kedungkandang. Tak lama kemudian, anggota Polsek Kedungkandang dan tim medis PMI Kota Malang tiba di lokasi.

"Setelah kami mendapat laporan dari warga, langsung kami datang ke lokasi. Dibantu warga dan tim medis, kami berhasil mengevakuasinya dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapat perawatan medis," ungkapnya.

Baca juga: Pria Misterius Tinggalkan Motor Dekat Jembatan di Malang, Surat di Helm Jadi Petunjuk Maafkan Ayah

Kompol Agus Siswo Hariyadi menerangkan, telah menghubungi pihak keluarga terkait kejadian itu.

"Rio sudah mengalami gangguan jiwa sejak umur 17 tahun dan hingga saat ini, rutin mengonsumsi obat dari rumah sakit. Dan di saat kambuh, biasanya ia tidak menjawab apa yang ditanyakan orang lain dan suka bersih bersih rumah. Namun, menurut penuturan pihak keluarga, baru pertama kali ini ianmarah dengan membawa sebilah sajam dan berusaha mengakhiri hidupnya," jelasnya.

Sementara itu, salah satu anggota tim medis PMI Kota Malang yang enggan disebutkan namanya menuturkan, korban Rio mengalami ruka robek di kaki kiri.

"Luka itu karena sabetan sajam yang dilakukannya sendiri. Saat di lokasi, kami berikan penanganan pertama terhadap lukanya. Kemudian, ia kami bawa ke IGD RSSA Malang untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved