Berita Madura

Warga Sumenep Geger, Timba Air Sumur Malah Temukan Jasad Wanita, Ternyata Korban Sudah Hilang 4 Hari

Warga Dusun Manjuh Timur, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura tiba-tiba geger pada (2/8/2022) kemarin sekitar 21.00 WIB.

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Hanggara Pratama
Tim TRC BPBD Sampang saat melakukan evakuasi korban di dalam sumur berlokasi di Dusun Manjuh Timur, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, (2/8/2022) kemarin malam. Kejadian terungkap saat pemilik sumur handak ambil air dan melihat ada jasad wanita 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Warga Dusun Manjuh Timur, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura tiba-tiba geger pada (2/8/2022) kemarin sekitar 21.00 WIB.

Hal itu dipicu oleh adanya sesosok jasad wanita yang ditemukan di dalam sumur milik warga setempat H Syarif.

Awal mula penemuan jasad tak dikenal tersebut diketahui oleh salah satu keluarga pemilik sumur saat hendak mengambil air.

Sehingga sontak terkejut setelah melihat jasad dan bergegas memanggil warga setempat.

Setelah mengetahui kondisi jasad , warga langsung menghubungi aparat desa hingga pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang.

Atas adanya laporan, Tim TRC BPBD Sampang bergegas ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Baca juga: Ibu Pengantin Hilang Pagi-pagi Sebelum Anak Nikah, Keluarga Syok Lihat Sumur, Kematian Misterius

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Imam mengatakan bahwa saat melakukan evakuasi sempat mengalami kendala lantaran korban sudah berada di dasar sumur sehingga susah untuk menjangkaunya.

"Untuk kedalaman sumur kurang lebih 25 meter, tapi berkat kerja sama tim, korban akhirnya dapat dievakuasi," ujarnya.

Pada saat evakuasi, BPBD Sampang sempat mendatangkan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat agar dapat secepatnya dilakukan visum.

Sementara, hasil dari visum tersebut korban merupakan seorang wanita bernama Pusiya (54) yang sudah 4 hari meninggalkan rumah alias hilang mulai 30 Juli 2022.

"Saat di lokasi ternyata ada salah satu keluarga korban (Hasbi) sehingga korban diminta langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved