Berita Gresik

Nasib Penjual Miras di Gresik, Bakal Kena Denda hingga Rp 200 Ribu, Botol Arak Jadi Bukti

Seorang penjual miras di Gresik harus bayar denda atas perbuatannya sendiri. Simak kronologi lengkapnya.

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
MIRAS - Barang bukti miras dari penjual warung di Gresik dirampas untuk dimusnahkan Kejari Gresik, Kamis (11/8/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - K (50), warga Desa Tumapel Kecamatan Duduksampeyan, Gresik dikenakan denda Rp 200.000 dalam sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Gresik, Kamis (11/8/2022).

Penyidik Satpol-PP Kabupaten Gresik Sholik mengatakan, majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik telah menjatuhkan putusan terhadap K, warga Desa Tumapel Kecamatan Duduksampeyan dengan membayar denda sebesar Rp 200.000.

Putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik tersebut atas perbuatan K yang menjual minuman keras jenis toak dan arah.

"Terdakwa K dikenakan denda Rp 200.000 atas tindak pidana ringan. Barang bukti tiga botol arak dan 20 liter air toak dirampas untuk dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Gresik," kata Sholik usai persidangan Tipiring di Pengadilan Negeri Gresik.

Atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik, terdakwa K langsung membayar denda ke Kejaksaan Negeri Gresik dan barang bukti miras dirampas Kejari Gresik.

Baca juga: Pesta Miras saat Tengah Malam di Malang Berujung Maut, Sampai Makan Korban Tewas

Dan atas razia Satpol PP Kabupaten Gresik, K mengatakan kapok menjual miras. "Kapok Pak, tidak akan menjual miras lagi," kata K sambil berburu -ibu meninggalkan Pengadilan Negeri Gresik.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved