Berita Madura

Seusai Bunuh Istri yang Hamil, Pria Madura Ternyata Juga Lakukan 2 Pembunuhan Lain, Siapa Korbannya?

Pria asal Madura ini tak hanya bunuh istri saja. Ternyata dia juga sudah lakukan dua pembunuhan lainnya

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Ahmad Faisol
Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono menginterogasi dengan tersangka pembunuhan berinisial MS (33), warga Desa Sambiyan, Kecamatan Konang dalam kesempatan Siaran Pers di mapolres, Jumat (12/8/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Tersangka pembunuhan MS (33), warga Desa Sambiyan, Kecamatan Konang tidak hanya menghabisi nyawa isteri sirinya, SR (30), warga Desa Lantek, Kecamatan Galis namun juga melakukan dua pembunuhan lainnya di lokasi berbeda.

Hal itu terungkap ketika MS dihadirkan dalam Siaran Pers di Mapolres Bangkalan, Jumat (12/8/2022). Dua pembunuhan itu diakui MS di hadapan Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono.

“Terus dua (pembunuhan) lagi di mana? Jenazahnya di mana,?” tanya Wiwit.

Mendengar itu, MS hanya menjawab di Kecamatan Modung dan mengaku tidak tahu entah lupa di mana lokasi jenazah yang telah ia bunuh. Wiwit kemudian meminta Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya untuk mengusut tuntas dua kasus pembunuhan lainnya yang dilakukan MS.

“Kasat Serse di mana saja? Dua kasus pembunuhan belum dihukum. MS tiga kali rupanya melakukan pembunuhan, nanti kami akan jelaskan lebih lanjut karena saya baru tahu, baru disampaikan Kasat Reskrim,” terang Wiwit.

Baca juga: Pengakuan Pria Madura Nekat Cekik dan Bunuh Istrinya yang Hamil 3 Bulan, Motif Perselingkuhan?

Dalam kesempatan tersebut, MS hanya menjelaskan bahwa melakukan pembunuhan di Kecamatan Modung karena korban menjual semua barang-barang milik istri tua dan hasil dari penjualannya diberikan ke isteri muda. motif pembunuhan di Kecamatan Modung

“Intinya masih digali, ada dua TKP pembunuhan. Mungkin untuk jenazahnya juga belum tahu, nanti kami cari kami dalami. Salah satu TKP nya di Modung,” tutur Wiwit.

Dengan tangan diborgol, MS tiba di Mapolres Bangkalan dengan kawalan Kapolsek Konang, AKP Rohman Haris. Ia mengenakan kemeja warna biru, sarung berwarna abu-abu, dan peci berwarna putih. Tidak terlintas penyesalan dari wajah MS usai dirinya membunuh isteri sirinya, SR (30).

Pembunuhan terhadap SR dilakukan dengan cara dicekik, dipendam, hingga tulang-belulang isterinya menyangkut di kaki warga di Desa Sambiyan, menjeratnya dengan hukuman pidana mati atau seumur hidup. Sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

“Nanti (pembunuhan) yang dua lagi dikasih tahu ya, nanti kasih tahu ke Pak Bangkit (Kasat Reskrim). Terus kamu sholat, doakan. Kasihan sudah kamu bunuh, kamu ngaji kan?,” pungkas Wiwit mengakhiri obrolan dengan tersangka MS.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved