Berita Madura

Maling Motor Beraksi di Bangkalan Madura, Teriakan Anak Korban Bikin Nasib Pelaku Berubah Drastis

Teriakan maling dari mulut seorang remaja memantik reaksi puluhan massa keluar rumah dan sontak menggebuki pelaku pencurian motor

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Ahmad Faisol
Sejumlah anggota Polsek Burneh dan Polres Bangkalan harus berjibaku dengan amukan massa ketika memindahkan pelaku pencurian motor ke dalam mobil operasional polsek di kawasan Kecamatan Burneh, Sabtu (20/8/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Teriakan maling dari mulut seorang remaja memantik reaksi puluhan massa keluar rumah dan sontak menggebuki pelaku pencurian motor di kawasan Kecamatan Burneh, Bangkalan, Sabtu (20/8/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun upaya massa menghakimi pelaku berinisial MSNR (32), warga Bangkalan gagal ketika seorang anggota Polres Bangkalan yang tidak lain bertetangga dengan korban, mengamankan MSNR ke dalam rumahnya.

”Kebetulan korban bertetangga dengan anggota polisi yang bantu ngamanin pelaku dari amukan massa. Pelaku dimasukkan ke rumahnya (anggota polisi), tetapi lumayan pelaku ada benjut sedikit ,” ungkap Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono kepada Tribun Jatim Network.

Terungkapnya kasus pencurian motor Yamaha NMax berwarna putih nopol W 2586 UW itu berawal ketika pelaku tengah berupaya membawa kabur motor dengan cara menuntun dari pelataran rumah korban.

“Beberapa saat kemudian, si anak korban keluar dan melihat motor didorong pelaku. Ia lantas berteriak, massa keluar nyaris tidak terkendali,” jelas Wiwit.

Baca juga: Maling Motor Beraksi di Lamongan, Langsung Dicokok Polisi karena Rekaman CCTV

Guna menghindari kondisi semakin tidak terkendali, anggota polisi tetangga korban menghubungi pihak Polsek Burneh. Tidak berselang lama, mobil operasional polsek tiba di lokasi seiring semakin berdatangan massa.

Suasana kembali memanas setelah anggota Polsek Burneh berupaya memindahkan pelaku MSNR dari rumah anggota polisi ke dalam mobil operasional polsek. Tampak seorang anggota polisi berseragam Provost harus berjibaku mengawal pelaku hingga masuk mobil.

“Ada beberapa anggota kami terkena sedikit pukulan warga ketika berupaya mengamankan pelaku hingga masuk mobil,” papar Wiwit.

Saat ini pelaku dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolres Bangkalan. Hasil pemeriksaan sementara, MSNR telah beraksi di tiga lokasi berbeda. “Kami masih mendalami kasus ini, pengakuan sementara di tiga TKP,” pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved