Wujud Kinerja Positif, IOH Bagikan Dividen Hampir Rp 7 Triliun kepada Pemegang Saham

Wujud kinerja positif, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali membagikan dividen hampir Rp 7 triliun kepada pemegang saham.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
(Jas abu-abu) President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha saat bersama jajarannya, dan para pemegang saham IOH, 2022. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) (IOH atau Perseroan) resmi membagikan total dividen sebesar Rp 6.999.979.570.690.

"Pembagian dividen tersebut merupakan penggunaan seluruh laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 6,750,873,116,442 dan ditambah dengan sebagian laba yang ditahan yang belum dicadangkan sampai dengan 31 Desember 2021 sebesar Rp 249,106,454,248 untuk dibagi sebagai dividen tunai tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2021," ujar President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, Selasa (23/8/2022).

Dikatakannya pula, kinerja positif IOH merupakan hasil dukungan terus menerus dari para pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan IOH.

"Untuk itu kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan yang terus memberikan kepercayaan besar kepada Perseroan, sehingga kami sukses mempertahankan momentum pertumbuhan dan menghasilkan kinerja keuangan yang sangat baik," imbuhnya.

Ia menjelaskan, IOH berhasil mempertahankan performa positif di semester I 2022. Di mana untuk total pendapatan IOH naik 7,2 persen QoQ menjadi Rp 11.654 miliar pada kuartal II 2022, atau meningkat 50,3 persen YoY menjadi Rp 22.527 miliar pada semester I 2022.

Kemudian untuk pendapatan seluler naik 8,3 persen QoQ menjadi Rp 10,159 miliar di kuartal II 2022. EBITDA di kuartal II 2022 meningkat 9,5 persen QoQ menjadi Rp 4.798 miliar, atau meningkat 35,4 persen YoY menjadi Rp 9.178 miliar pada semester I 2022.

Serta, margin EBITDA juga ikut naik 0,9bps QoQ menjadi 41,2 persen pada kuartal II 2022, sementara margin EBITDA semester I 2022 sebesar 40,7 persen.

Sejak resmi beroperasi pada 4 Januari 2022, IOH juga turut memainkan peran penting dalam mendukung agenda Pemerintah Indonesia.

Adapun untuk mendukung ekonomi digital, IOH memberikan bantuan modal bagi pelaku UMKM dan komunitas nelayan di Mandalika melalui platform pinjaman digital UCan dan Bima Kredit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved