MotoGP

Perasaan Joan Mir Usai Resmi Gabung Repsol Honda pada MotoGP Musim Depan

Pembalap MotoGP asal Spanyol, Joan Mir mengungkapkan perasaanya usai resmi bergabung dengan Repsol Honda pada musim depan.

Editor: Taufiqur Rohman
PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP
Joan Mir saat berlaga pada MotoGP Portugal 2022. Pembalap MotoGP asal Spanyol, Joan Mir mengungkapkan perasaanya usai resmi bergabung dengan Repsol Honda pada musim depan. 

TRIBUNJATIM.COM - Pembalap MotoGP asal Spanyol, Joan Mir mengungkapkan perasaanya usai resmi bergabung dengan Repsol Honda pada musim depan.

Perasaan gembira tak bisa ditutupi Joan Mir usai kepindahnya ke Repsol Honda diresmikan.

Juara dunia 2020 itu mengaku tak sabar memulai petualangan barunya pada MotoGP musim depan.

Kepindahan Joan Mir menuju Repsol Honda menjadi kabar terbaru dalam bursa pembalap MotoGP.

Honda Racing Corporation (HRC) selaku induk perusahaan Repsol Honda mengumumkan perekrutan Joan Mir dalam rilis resmi pada Selasa (30/8/2022).

Baca juga: Akhirnya Repsol Honda Umumkan Joan Mir Jadi Tandem Marc Marquez pada MotoGP 2023

"Honda Racing Corporation dengan bangga mengumumkan perekrutan Joan Mir," tulis pernyataan Honda melalui rilis resmi mereka.

"Juara dunia MotoGP 2020 ini membuktikan dirinya sebagai talenta level juara dunia sejak musim penuh pertamanya di Moto3 pada tahun 2016."

"Pada tahun 2017, pembalap nomor 36 berhasil menjadi juara kelas Moto3 di atas motor Honda sebelum pindah ke kelas Moto2 pada tahun berikutnya."

"Selain dua gelar juara Dunia, pembalap Spanyol ini telah mengklaim 12 kemenangan Grand Prix dan 33 podium."

"Pembalap berusia 24 tahun ini akan bersaing dengan Honda RC213V di tim pabrikan dengan kontrak dua tahun bersama Marc Marquez," tulis Honda.

Mir memang punya sejarah dengan Honda. Bahkan dia sebenarnya punya kesempatan untuk melakukan debut di kelas para raja bersama pabrikan tersukses pada MotoGP itu.

Hanya saja Honda kalah berani dalam memberi tawaran. Mereka hanya menyodorkan tempat di tim satelit kepada MIr sementara Suzuki menyiapkan posisi yang lebih mentereng di tim pabrikan mereka.

Walau akhirnya meraih sukses bersama Suzuki dengan menjuarai MotoGP pada 2020, Mir kembali dihadapkan dengan peluang "pulang kampung" ke Honda.

Segera setelah Suzuki mengumumkan akan mundur dari MotoGP pada akhir musim, pembalap asal Mallorca, Spanyol, itu segera dikait-kaitkan dengan satu kursi di tim Repsol Honda.

Rumor kepindahan Mir makin panas ketika Pol Espargaro menyatakan tidak memiliki masa depan di Repsol Honda.

Mir dan manajernya, Paco Sanchez, tidak menutup-nutupi adanya negosiasi.

Bahkan dalam satu kesempatan, Sanchez melemparkan ultimatum bahwa opsi Mir untuk musim depan hanya ada dua yaitu bergabung dengan Repsol Honda atau menepi dari kompetisi.

Di tengah isu perdebatan soal bayaran, Mir membeberkan bahwa upayanya memborong kru-krunya dari Suzuki menjadi penyebab alotnya proses negosiasi dengan Honda.

"Saya tidak ingin menghancurkan sebuah tim tetapi penting untuk terlebih dahulu memahami apa yang ingin dilakukan tim kepada orang-orang yang ada di sana," kata Mir, dikutip dari The-Race.

"Lalu kami melihat kemungkinan membawa beberapa orang dari Suzuki, karena mereka menganggur, tetapi saya tidak ingin membawa kru saya ke tim lain jika posisinya sudah terisi."

"Kami mencoba memahami situasi ini tetapi tidak mudah .... Ini bukan situasi yang normal buat kami."

Mir dan Honda seharusnya sudah menemukan titik tengah dengan diresmikannya kesepakatan di antara mereka.

Fokus Mir kini menyelesaikan musim bersama Suzuki dengan hasil sebaik mungkin kemudian mempersiapkan diri untuk petualangan baru bersama Repsol Honda.

Mir siap membawa pengetahuan yang didapatkannya selama memperkuat Suzuki untuk membantu Honda mengatasi krisis yang mereka alami saat ini.

"Saya sangat senang bisa mengumumkan bahwa saya akan bergabung dengan Repsol Honda tahun depan," kata Mir dalam unggahan di akun media sosialnya.

"Terima kasih kepada HRC karena memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada saya untuk membela warna tim yang legendaris ini, yang penuh dengan sejarah dan gelar juara dunia."

"Kami akan memanfaatkan semua pengalaman saya bersama Suzuki pada MotoGP untuk berkontribusi sebanyak mungkin terhadap proyek ini dan berjuang bersama untuk menjadi juara dunia lagi."

"Sekarang waktunya fokus untuk melanjutkan proses pemulihan cedera saya agar bisa kembali ke lintasan dengan segera dan memiliki akhir musim yang hebat bersama Suzuki Ecstar."

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com

Ikuti berita seputar MotoGP

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved