Breaking News:

Berita Kediri

Percepat Revitalisasi Pasar Ngadiluwih, Pemkab Kediri Berencana Gunakan Dana APBD

Rencana Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan revitalisasi Pasar Ngadiluwih pasca kebakaran terus berproses

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bicara soal revitalisasi Pasar Ngadiluwih 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Rencana Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan revitalisasi Pasar Ngadiluwih pasca kebakaran terus berproses dan ditargetkan pada 2024 pasar sudah dibangun.

Pemerintah Kabupaten Kediri meminta dukungan pedagang demi kelancaran rencana itu. Sebab, sebelum proses pembangunan, pedagang harus berjualan di tempat penampungan pedagang sementara (TPPS) yang disediakan.

"Pasar Ngadiluwih pasca kebakaran akan dilakukan revitalisasi, saya harap semua pedagang dan pihak yang terkait bersama-sama bisa membantu proses revitalisasi," kata Mas Dhito, Senin (5/9/2022).

Mas Dhito mendorong supaya pembangunan fasilitas umum untuk menjalankan roda perekonomian masyarakat menjadi prioritas. Apalagi, dampak kebakaran Pasar Ngadiluwih pada Minggu (8/5/2022) tersebut terdapat sekitar 100 lapak hangus terbakar.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih secara terpisah menerangkan, pihaknya mendapatkan target pada 2024 Pasar Ngadiluwih sudah terbangun.

Pada 2022 ini, pihaknya masih melakukan review Detail Enginering Design (DED) TPPS. Kemudian, selanjutnya dilanjutkan tahapan sewa lahan untuk pembangunan TPPS.

Baca juga: Ringankan Beban Pedagang Pasar Ngadiluwih, Bupati Kediri Mas Dhito Berikan Bantuan Modal

"Di 2023 awal kita mulai bangun TPPS dan harapannya di pertengahan atau akhir 2023 pedagang sudah bisa direlokasi, " terangnya.

Tutik berharap proses pemindahan pedagang dapat berjalan lancar sehingga pada 2024 awal sudah bisa dilakukan proses lelang dan memulai pembangunan Pasar Ngadiluwih.

Berdasarkan DED yang ada, untuk revitalisasi Pasar Ngadiluwih setidaknya menelan anggaran sebesar Rp19 miliar. Berkaca dari Pasar Wates, menurut Tutik, untuk mempercepat pengerjaan revitalisasi Pasar Ngadiluwih dalam satu tahun anggaran bisa dilakukan ketika menggunakan dana APBD.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved