Berita Blitar

Curi Motor saat Acara Bantengan, Maling di Blitar dengan Santai Lewat Depan Korban, Begini Endingnya

Kemeriaan acara 17 Agustus (2022), di Lapangan Sepak Bola Desa Babadan, Kecamatan Kesamben, berubah jadi gempar usai maling motor tertangkap basah

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/IMAM TAUFIQ
Massa menangkap maling motor saat acara bantengan di Blitar. Apesnya, pelaku kepergok usai dengan santai melintas di depan korban yang sedang duduk bersama para rekannya 

"Katanya, ia diajak temannya (yang satu kampung), untuk mencuri sepeda motor di lokasi acara karnaval," paparnya. 

Mereka datang dengan boncengan sepeda motor. Sesampai di lokasi, Riono disuruh mencari sasaran, sedang temannya itu memantau dari kejauhan. 

Hanya hitungan menit, Riono menemukan sepeda motor Supra Fit, yang kontaknya menempel di lubang kuncinya, sehingga kunci T, yang disiapkannya tak terpakai. 

"Kedua pelaku itu masing-masing berbekal kunci T namun kontak sepeda motor yang dicurinya menempel," ungkapnya.

Setelah dianggap aman, Riono dengan mudah membawanya kabur. Ia kabur ke arah timur dengan tujuan akan pulang karena rumahnya hanya berjarak 5 km dari lokasi pencuriannya itu. 

Namun, tidak disangkanya, hanya sekitar 300 meter, aksinya diketahui pemilik sepeda motor, yang sedang duduk-duduk bersama teman-temannya. 

Mengetahui sepeda motornya dicuri, korban bersama teman-temannya langsung menghadangnya karena pelaku lewat depan korban yang sedang menikmati tontonan jaranan itu.

"Sempat terjadi ketegangan sebentar dengan banyak orang (korban dan teman-temannya)," paparnya.

Mungkin, pelaku kaget saat dihadang massa itu, apalagi langsung diintrogasi oleh korban dan teman-temannya. Ditambah, pelaku mungkin berusaha berkelit sehingga memancing emosi warga. 

Tanpa menunggu lama, entah siapa yang memulainya, pelaku langsung dihajarnya, bahkan kian lama kian banyak yang berdatangan. 

Pelaku yang berusaha menghindar dengan lari ke sana kemari, tak mampu menghindari bogem mentah oleh massa sebanyak itu. 

"Namanya di lokasi keramaian sehingga massa dengan mudah berdatangan," paparnya.

Untungnya, di lokasi keramaian itu juga banyak petugas yang berjaga. Melihat ada aksi main hakim sendiri, petugas dengan cepat langsung melerainya namun jumlah massa sebanyak itu sehingga cukup merepotkan juga. 

Akhirnya, petugas berhasil menyelamatkan pelaku dari aksi main hakim sendiri itu, setelah petugas menghalau massa yang ingin menghajarnya itu. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved