Breaking News:

Berita Kota Malang

Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat Bawa Berkah untuk Pedagang: Ramai Pembeli

Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat membawa berkah untuk pedagang kecil: Ramai pembeli. Berharap kegiatan serupa digelar kembali.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Pedagang tahu petis, Doyin (50) saat berjualan di Jalan Besar Ijen Malang memanfaatkan momen digelarnya Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat, Minggu (11/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Digelarnya Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat membawa dampak positif bagi para pedagang kaki lima (PKL), Minggu (11/9/2022).

Salah satu pedagang yang berjualan tahu petis, Doyin (50) asal Bululawang, Kabupaten Malang, mengaku baru dua jam berjualan sudah meraup omzet Rp 100 ribu.

Padahal, bila hari biasa atau tidak ada kegiatan keramaian masyarakat, hasil pendapatan senilai itu baru didapatkan setelah berjam-jam keliling berjualan.

"Ramai, ada yang beli Rp 5.000, Rp 10.000, ini saja sudah setengahnya (dari jumlah keseluruhan tahu yang dibawa) kebeli semua. Kalau hari biasa, ya baru siang nanti laku segini," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (11/9/2022).

Dirinya berharap kegiatan serupa dapat kembali diadakan, karena dinilai menguntungkan bagi pedagang kecil.

"Bulan kemarin ada karnaval di Dau dan sekitar Sengkaling, dan saya jualan di sana. Hari ini mudah-mudahan sebentar lagi habis semua, biar saya bisa cepat pulang," jujurnya.

Sementara itu, salah satu pedagang es puter, Wahyu (35) mengaku dagangannya sangat laris dibeli.

"Alhamdulillah, karena karnaval ini jadi ramai pembeli," ungkapnya.

Dirinya menjual es puter seharga Rp 5 ribu. Dan dagangannya tersebut, laris manis diserbu oleh anak kecil.

"Yang beli kebanyakan anak kecil, yang datang sama orang tuanya. Lumayan keuntungannya, enggak perlu kemana-mana, cukup parkir di sini banyak pembeli yang datang," tandasnya.

Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.30 WIB dengan rute Jalan Basuki Rahmat (Kayutangan Heritage), kemudian menuju Jalan Semeru dan finish di depan Gereja Besar Ijen.

Peserta karnaval meliputi pegawai atau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang, perbankan, komunitas pariwisata, masyarakat, paskibra, insan pendidikan dan kesehatan, grup marching band, Malang Flower Carnival, PKK, dan komunitas masyarakat.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved