Berita Surabaya

6 Bulan Jualan Sabu, Pengedar di Surabaya Ini Keok Disergap Polisi, Barang Bukti di Kosan Diamankan

Sepak terjang A Yuni Pra (33) warga Krembangan, Surabaya, sebagai pengedar sabu berakhir ditangan anggota Tim Antibandit Polsek Sukomanunggal Polresta

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
A Yuni Pra (33) pengedar sabu saat ditangkap anggota Tim Antibandit Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sepak terjang A Yuni Pra (33) warga Krembangan, Surabaya, sebagai pengedar sabu berakhir di tangan anggota Tim Antibandit Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya

Tersangka ditangkap petugas dalam sebuah penyergapan di kosannya, Jalan Krembangan Jaya Selatan I, Surabaya, pada Selasa (23/8/2022) pagi 

Dari tersangka, petugas berhasil menemukan barang bukti sabu 1,14 gram, yang dikemas dalam dua poket plastik dengan diwadahi bungkusan rokok, dan disimpan di dalam lemari. 

Selain itu, petugas juga menyita, sebuah pipet. Kemudian sebuah ponsel Samsung warna putih, yang biasa dipakai tersangka sebagai sarana menjalankan bisnis jual beli barang haram tersebut. 

"Barang bukti ditemukan anggota di lemari kamar tersangka," ungkap Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya, Iptu Jumeno Warsito, Senin (12/9/2022). 

Baca juga: Anak di Bawah Umur Dimanfaatkan Jadi Kurir Sabu di Bangkalan, Menabrak Motor Polisi Akhiri Aksinya

Rencananya sabu tersebut akan dijual kembali kepada beberapa temannya dengan harga paket hemat kisaran Rp250 ribu. 

Bisnis menjual serbuk kristal haram tersebut, ternyata telah ditekuni tersangka kurun waktu enam bulan. 

"Tersangka itu mengaku sudah 6 bulan (jalankan bisnis tersebut)," ungkapnya. 

Selama kurun waktu tersebut. Tersangka memperoleh pasokan sabu dari kenalannya berinisial T, yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). 

"Diakui tersangka 2 poket sabu itu dibeli dari temannya inisial T, iya masih dicari (DPO)," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved