Berita Madura

Dua Hari Pencarian Penumpang Kapal yang Lompat ke Laut, BPBD Pamekasan: Masih Nihil

M. Yusril Ahmadi (19), warga Desa Pengadang Utara, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat dikabarkan melompat k

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO
Suasana saat Tim SAR gabungan BPBD Pamekasan mencari M. Yusril Ahmadi (19), warga Desa Pengadang Utara, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dikabarkan melompat ke laut dari Kapal KMP DLN Oasis, Rabu (14/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - M. Yusril Ahmadi (19), warga Desa Pengadang Utara, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat dikabarkan melompat ke laut dari Kapal KMP DLN Oasis.

Perwira Deck KMP DLN Oasis langsung melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Pamekasan pada Senin (12/9/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.

Mendapat laporan itu, BPBD Pamekasan langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Sumenep untuk melakukan pencarian korban yang diduga hanyut diantara perairan laut Sumenep dan wilayah laut Pantura Pamekasan.

Tim SAR gabungan BPBD Pamekasan mulai melakukan pencarian sejak Selasa (13/9/2022) kemarin hingga Rabu (14/9/2022) hari ini.

Tim SAR gabungan itu menyisir perairan Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, menggunakan kapal speed boat 

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJatim.com, sedari Selasa (13/9/2022) pagi, Tim SAR gabungan BPBD Pamekasan telah melakukan mapping area untuk pencarian korban.

Baca juga: Pencarian Mahasiswa Hilang di Bukit Krapyak Pacet, Tim SAR Sempat Cium Aroma Tak Sedap, Ternyata Ini

Analis Kebencanaan Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono menjelaskan, korban dikabarkan melompat dari kapal KMP DLN Oasis pada Minggu (11/9/2022) sekitar pukul 19.45 WIB.

Kata dia, sempat dilakukan pencarian oleh petugas kapal selama 3 jam, namun korban belum ditemukan.

Pencarian korban dua hari ini melibatkan tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Sumenep, BPBD Pamekasan, TNI AL Pos Pasongsongan, Polsek dan Koramil Pasean.

Selain itu, Forum Relawan Penanggulangan Bencana Pamekasan dan para nelayan setempat turut membantu melakukan pencarian.

"Setelah dilakukan pencarian pada dua hari ini hasilnya masih nihil," kata Budi Cahyono kepada TribunMadura.com, Rabu (14/9/2022).

Menurut Budi pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan.

Kemungkinan, dua hingga tiga hari ke depan tubuh korban akan mengambang.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved