Berita Otomotif

Komentar Mitsubishi Terkait Banyak Mobil Listrik di GIIAS Surabaya 2022: Penjualan Kami Masih Laris

Terselenggaranya GIIAS Surabaya 2022 menjadi kesempatan emas bagi banyak brand otomotif roda empat dalam memamerkan produk mobil listrik.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Fikri Firmansyah
Xpander Cross saat didisplay di GIIAS 2022 Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terselenggaranya GIIAS Surabaya 2022 menjadi kesempatan emas bagi banyak brand otomotif roda empat dalam memamerkan produk mobil listrik.

Namun demikian hal tersebut bukan menjadi suatu masalah bagi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sebagai distributor resmi kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia.

Hal tersebut lantaran penjualan all unit Mitsubishi di tanah air sendiri diklaim MMKSI masih moncer.

"Dari 2021 menuju 2022 ada peningkatan memang. Adapun untuk market terbesar memang lcgc dan kalau kita lihat mungkin sekitar 60-70 persen. Sejalan dengan hal ini pula pada pameran GIIAS Surabaya kami memberikan penawaran free administrasi, serta ada tambahan2 asuransi," ujar Director Sales & Marketing Division PT MMKSI, Tetsuhiro Tsuchida kepada awak media Surabaya. Rabu (14/9/22) di Grand City.

Dikatakannya pula, program menarik di GIIAS 2022 dihadirkan guna bisa memenuhi target penjualan.

"Kami punya target disini 1000 unit atau 2x lipat dari tahun lalu," imbuhnya.

Baca juga: Pembuktian Potensi Industri Otomotif di Jatim Menjanjikan, GIIAS Surabaya 2022 Resmi Dibuka Hari Ini

Menyoal elektrifikasi, kata dia, kedepan memang trennya akan kesana dan MMKSI merasa hal ini cukup baik.

"Akan tetapi, bagi kami sendiri belum banyak atau merata. Pasalnya sekarang pun masih era double engine yaitu hybrid. Jadi prospek masih sangat cerah ke depannya," sambung dia.

Dikesempatan yang sama, Naoya Nakamura selaku President Director PT MMKSI mengatakan, tentu fokus MMKSI juga akan ke elektrifikasi dan meliputi pemasarannya di indonesia.

"Namun demikian, saat ini solusi yang ada sendiri adalah tentang kendaraan listrik itu terkait baterai dan hybrid. Berkaca dari hal ini pula, kami juga masih melakukan diskusi mendalam kepada kementerian-kementerian terkait perihal barterai-barterai dan produk yang akan dipasarkan di Indonesia nantinya," pungkasnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved